NTT, jurnalolisi.id
Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kosong di Kelurahan Taubneno, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Jumat (10/4/2026) tadi sore.
Korban diketahui bernama Yefta Biliu (sekitar 65), seorang petani asal Desa Basmuti, Kecamatan Kuanfatu, TTS. Jasad korban ditemukan di dalam kamar sebuah rumah tak berpenghuni di Jalan Pemuda sekitar pukul 17.00 Wita tadi sore
Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen.SH.SIk.MH, melalui Kasat Reskrim AKP I Wayan Pasek Sujana.SH.MH menjelaskan bahwa penemuan mayat trsebut berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau menyengat dari arah rumah kosong yang berada di dekat lahan mereka.” Jelas Kasat Wayan.
Salah satu saksi, Fatrolin Otu di TKP mengaku awalnya mendatangi lahan miliknya sekitar pukul 15.30 Wita. Saat berada di lokasi, ia mencium bau tidak sedap dari rumah kosong di samping lahan tersebut.
“Karena curiga, saya langsung melaporkan kondisi tersebut ke ketua RT setempat dan menghubungi Bhabinkamtibmas,” Katanya.
Selanjutnya setelah menerima laporan warga pihaknya langsung menerjunkan tim identifikasi langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),
dari hasil olah TKP, korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur sederhana di dalam kamar berukuran sekitar 2,9 x 4,8 meter. Saat ditemukan, tubuh korban sudah dalam kondisi membusuk dan tertutup selimut.” Ujar Kasat Wayan.
Pada saat olah TKP dan indentifikasi jasad korban , tim menemukan sejumlah barang milik korban di sekitar lokasi, di antaranya tas punggung berisi perlengkapan pribadi, beberapa pisau, serta obat-obatan
, sementara itu, saksi lain, Feky Kalaen menyebut korban sehari-hari bekerja sebagai pemulung dan diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Korban juga disebut sudah sekitar satu minggu tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.
“Biasanya korban sering singgah di kios saya, tapi sudah beberapa hari ini tidak kelihatan,” Ungkap Kasat.
Dengan demikian hasil visum et repertum luar
tim medis dari RSUD SoE menyatakan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 3 hingga 4 hari sebelum ditemukan. Kondisi jenazah menunjukkan tanda-tanda pembusukan.” Tambahnya.
Dari hasil oah TKP dan identifikasi jasad korban ttidak di temukan aanda-tanda kekerasan lama maupun baru pada sekujur tubuh korban , dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit atau serangan jantung dan tidak sempat mendapatkan pertolongan medis, pihak keluarga akhirnya menerima kematian korban sebagai ajal atau musibah dan menolak untuk jasad korban dilakukan visum et repertum dalam autopsi.’ Pungkas Kasat Wayan.
Jazad korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara kekeluargaan
Kasus penemuan mayat ini telah ditangani Polres TTS, sementara barang bukti yang ditemukan di lokasi telah diamankan untuk keperluan penyellidikanan lebih lanjut..” Tutup Kasat Wayan.