Langgur, : Jurnalpolisi.id
Jambore Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka yang berlangsung di Bumi Perkemahan Dinas Pemuda dan Olahraga Raga Kabupaten Maluku Tenggara resmi digelar pada 26–29 Maret 2026.
Wakil Bupati Maluku Tenggara (Wabup Malra) Carlos Viali Rahantoknam secara langsung membuka kegiatan tersebut dengan ditandai pemukulan tifa dan penyematan pita tanda peserta.
Kegiatan perkemahan besar tingkat cabang itu, selanjutnya diikuti oleh Pramuka Penggalang dari berbagai gugus depan di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara, dengan jumlah peserta 270, yang terdiri dari 30 Pembina pendamping serta 15 Gugus depan.
Wabup berdasarkan sambutan yang dibacakan, kalau melalui pendidikan Kepramukaan tersebut para peserta diharapkan sedapat mungkin menanamkan prinsip dasar akan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Kegiatan ini sedapat mungkin ditanamkan prinsip dasar akan keimanan dan ketaqwaan,”ujar Wabup kutipan sambutan Bupati, Kamis (26/03/2026)
Pemerintah Daerah, sebutnya akan terus berupaya menjadikan pendidikan ini sebagai bagian dari pendidikan karakter bangsa. Menurutnya pendidikan karakter sesungguhnya didasari pada fenomena dan kondisi faktual bangsa dan daerah saat ini.
Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan Jambore ini kata Wabup Viali tidak sekedar hanya untuk berkemah saja, tetapi memiliki tujuan strategi, diantarnya membentuk karakter generasi muda, melatih kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab
Mengembangkan jiwa kepemimpinan, serta
memperkuat persatuan dan rasa cinta tanah air.
Selain itu dirinya juga menegaskan bahwa Pramuka adalah wadah penting untuk mencetak calon pemimpin masa depan yang berkarakter dan berdaya saing.
Bahwa melalui jambore ini, peserta akan mendapatkan pendidikan nonformal berbasis pengalaman langsung, penguatan nilai kebangsaan dan solidaritas, juga keterampilan kepramukaan dan kegiatan berbasis lingkungan
Ajang seleksi menuju Jambore Nasional 2026 di Cibubur.
Minimnya pembina bersertifikat juga menjadi salah satu faktor yang memegang peranan penting, sementara saat ini hanya 5 dari 15 gugus depan, dan tentunya berpotensi memengaruhi kualitas pembinaan Pramuka ke depan.
Adapun demikian Jambore Cabang Gerakan Pramuka Maluku Tenggara 2026 menjadi momentum penting, dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berjiwa pemimpin.
Serta memperkuat peran Pramuka sebagai pilar pendidikan nonformal, mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Hadir pada pelaksanaan kegiatan Jambore, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Perwakilan DPRD, Plt Sekertaris Daerah, Pimpinan OPD dan Kwartir Cabang Pramuka.
Publish by (Melky_JPN)