
NTT,Jurnalpolisi.id
Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (Polres TTS) Polda Nusa Tenggara Timur menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Bintara Polri Periode 1 Juli 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Mapolres TTS, Selasa (30/06/2026) sore pukul 15.00 WITA.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pejabat Utama Polres TTS, seluruh personel aktif, serta Ketua Bhayangkari Cabang TTS Ny. Mumul Dorizen beserta jajaran pengurus dan anggota Bhayangkari.
Bertindak selaku Perwira Upacara AKP Mahdi Ibrahim, S.H., M.H., sedangkan Komandan Upacara dipegang oleh Iptu Nicolas Robert Bisinglasi.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat di lingkungan Polri bukanlah hak yang didapat secara otomatis, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, integritas, serta rekam jejak yang bersih selama melaksanakan tugas.
“Kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai amanah yang membawa konsekuensi bertambahnya tanggung jawab. Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula harapan dan tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme kita,” tegas AKBP Hendra Dorizen.
Pada periode kali ini, sebanyak 49 orang Bintara Polres TTS mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dengan rincian:
- Aipda naik menjadi Aiptu: 19 orang
- Bripka naik menjadi Aipda: 21 orang
- Brigpol naik menjadi Bripka: 2 orang
- Briptu naik menjadi Brigpol: 2 orang
- Bripda naik menjadi Briptu: 5 orang
Kapolres juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para istri dan keluarga besar anggota. Menurutnya, dukungan moral, doa, serta pengertian dari keluarga menjadi pilar utama keberhasilan setiap personel dalam menjalankan tugas di lapangan.
Di akhir amanatnya, ia mengingatkan seluruh personel untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjauhi segala bentuk penyimpangan. Hal ini guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah TTS.
“Terapkan semangat Transformasi Polri Presisi. Jadilah teladan di tengah masyarakat, bangun sinergi dengan tokoh agama, tokoh adat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan dilanjutkan acara ramah tamah mulai pukul 17.00 WITA. Secara keseluruhan, seluruh rangkaian upacara berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai pukul 17.20 WITA.




