
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Sebanyak 39 pelajar terbaik Kota Balikpapan resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Mereka akan mengemban tugas penting dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Halaman Balai Kota Balikpapan.
Pengukuhan berlangsung di Aula Pemerintah Kota Balikpapan, Sabtu (15/8/2026) malam.
Prosesi dipimpin Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan disaksikan jajaran pejabat Pemerintah Kota Balikpapan, pelatih, pembina, instruktur, panitia, serta para orang tua anggota Paskibraka.
Dalam sambutannya, Rahmad mengatakan pengukuhan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan sebelum para anggota Paskibraka menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan.
“Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Rahmad.
Menurutnya, tugas sebagai Paskibraka tidak sekadar menjalankan prosesi pengibaran bendera, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi kemerdekaan Indonesia.
“Ini sebagai ikhtiar kita bagaimana perjuangan para pendahulu kita yang meneteskan air mata dan bahkan mengorbankan harta dan nyawa mereka,” katanya.
Rahmad menegaskan, peringatan HUT Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghargai jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan bangsa.
“Sekarang kita peringati ini sebagai wujud tanda terima kasih kita kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan bangsa yang kita cintai ini,” lanjutnya.
Lolos Seleksi dari Puluhan Ribu Pelajar
Tahun ini, Paskibraka Kota Balikpapan berjumlah 39 orang, terdiri atas 20 putra dan 19 putri. Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi serta menjalani berbagai tahapan pembinaan dan persiapan, baik secara fisik maupun mental.
Rahmad meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia menyebut, terpilih menjadi Paskibraka merupakan sebuah prestasi karena mereka harus bersaing melalui proses seleksi dari puluhan ribu pelajar di Kota Balikpapan.
“Adik-adekku, kalian patut bangga, karena dari sekian puluhan ribu anak-anak Kota Balikpapan, kalianlah yang terpilih. Ini pun melalui seleksi yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa menjadi Paskibraka bukan hanya berkaitan dengan kemampuan baris-berbaris maupun ketepatan gerakan saat upacara. Lebih dari itu, proses pembinaan Paskibraka merupakan bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Nilai disiplin, kekompakan, tanggung jawab, ketekunan, serta kemampuan mengutamakan kepentingan bersama diharapkan dapat menjadi bekal para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.
“Tentunya ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga amanat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Rahmad.
Ia juga berpesan agar para anggota Paskibraka mampu menjadi teladan, bukan hanya ketika menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
“Jadilah generasi muda yang mampu menjadi teladan, baik di sekolah, di lingkungan keluarga, maupun di tengah masyarakat,” pesannya.
Lima Pelajar Wakili Balikpapan di Tingkat Provinsi
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad turut memberikan apresiasi kepada lima pelajar yang dipercaya mewakili Kota Balikpapan sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Kelima pelajar tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Balikpapan, SMA Negeri 2 Balikpapan, SMA Negeri 5 Balikpapan, dan SMA Negeri 7 Balikpapan.
Mereka akan membawa nama Balikpapan dalam pelaksanaan tugas Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Rahmad berpesan agar para wakil Balikpapan tersebut menjaga nama baik daerah, menunjukkan sikap disiplin, serta memberikan kemampuan terbaik selama menjalankan tugas di tingkat provinsi.
“Saya menyampaikan selamat dan apresiasi, dan saya berpesan tentunya untuk menjaga nama baik daerah, jaga sikap, tunjukkan kedisiplinan, dan berikan kemampuan yang terbaik,” ujarnya.
Merah Putih Simbol Perjuangan dan Persatuan
Rahmad juga mengingatkan seluruh anggota Paskibraka bahwa Sang Merah Putih bukan sekadar bendera negara, melainkan simbol perjuangan, persatuan, dan semangat kebangsaan.
Karena itu, tugas mengibarkan bendera pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus dijalankan dengan penuh kehormatan dan rasa tanggung jawab.
“Merah Putih adalah simbol perjuangan dan persatuan bangsa,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Rahmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembentukan dan pembinaan Paskibraka, mulai dari pelatih, pembina, instruktur, panitia hingga para orang tua.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan juga terima kasih, penghargaan kepada para pelatih, pembina, instruktur, tentunya juga panitia, serta para orang tua yang telah memberikan dukungan dan bimbingan kepada anak-anak kita,” pungkasnya.
Pengukuhan tersebut menandai kesiapan 39 putra-putri terbaik Balikpapan untuk mengemban amanah bersejarah pada 17 Agustus 2026. Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan disiplin, penuh kehormatan, serta membawa semangat kemerdekaan kepada generasi muda dan masyarakat Kota Balikpapan.
(Alfian )




