Srono,Banyuwangi – Jurnalpolisi.id
Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki.
Mayat bayi tersebut diketahui ditemukan tepat pada tiga hari Lebaran di aliran sungai pada Senin 23 Maret 2026 siang.
Jasad bayi malang tersebut ditemukan terbungkus dalam kantong plastik kresek berwarna ungu.
Kejadian bermula sekitar pukul 10:45 WIB saat dua orang warga, Isro (60) dan Hasan Abdilah (40), sedang berjalan kaki di pinggir sungai usai melakukan silaturahmi Lebaran.
Saat melewati area bendungan atau dam sungai, pandangan mereka tertuju pada sebuah benda yang terapung.
“Awalnya saksi mengira benda tersebut adalah boneka. Karena penasaran, mereka turun ke sungai untuk mengecek dan ternyata itu adalah jasad bayi laki-laki,” ujar Kapolsek Srono, AKP Sutarkam.
Mengetahui hal tersebut, saksi segera melaporkan temuan kepada Kepala Dusun Sumbergroto yang kemudian diteruskan ke Polsek Srono dan Puskesmas Wonosobo.
Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Wonosobo segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan identifikasi.
“Dari hasil pemeriksaan diketahui jika tubuh bayi mulai mengalami melepuh di bagian kepala dan punggung,” katanya.
AKP Sutarkam menyatakan jika jasad bayi itu diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 3 hingga 4 hari yang lalu akibat terendam air di dalam plastik.
“Tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh bayi,” jelasnya.
Bayi diduga langsung dibungkus dan dibuang ke sungai sesaat setelah dilahirkan.
Pihak Polsek Srono telah mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku di balik pembuangan bayi tersebut.
“Kami sudah melakukan identifikasi awal dan akan terus mendalami kasus ini guna mencari tahu siapa orang tua yang tega membuang bayinya tersebut,” pungkas AKP Sutarkam.(Boby)
Narsum : Krida.