Samarinda jurnalpolisi.id
Wali Kota Samarinda, Dr. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si., menyampaikan keprihatinannya terkait kebijakan pengalihan pembiayaan peserta BPJS Kesehatan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Pemerintah Kota Samarinda.
Kebijakan tersebut dinilai berdampak signifikan terhadap perlindungan layanan kesehatan masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Dalam keterangannya, Andi Harun mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 49 ribu lebih warga Samarinda yang sebelumnya dibiayai melalui APBD Provinsi Kaltim kini berpotensi kehilangan jaminan pembiayaan layanan kesehatan.
Mayoritas dari jumlah tersebut merupakan masyarakat miskin dan tidak mampu.
“Ini sangat memprihatinkan dan menyakitkan bagi warga Samarinda. Sebab, sekitar 49 ribu warga berpotensi tidak lagi mendapatkan jaminan pembiayaan kesehatan seperti sebelumnya,” ujarnya.
Ia menilai, kebijakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi yang memadai dengan pemerintah kota. Padahal, menurutnya, pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas seharusnya melalui komunikasi dan konsultasi yang baik antar level pemerintahan.
Lebih lanjut, Andi Harun menjelaskan bahwa kondisi ini menjadi beban tambahan bagi keuangan daerah.
Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda telah berjalan dan tidak dirancang untuk menanggung pengalihan pembiayaan dalam jumlah besar secara mendadak.
“APBD kota sudah disahkan dan berjalan. Dalam kondisi seperti ini, sangat sulit bagi pemerintah kota untuk langsung mengakomodasi pembiayaan tersebut tanpa perencanaan sebelumnya,” tegasnya.
Ia berharap adanya solusi bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan hak atas layanan kesehatan yang layak. Pemerintah Kota Samarinda, lanjutnya, akan terus berupaya mencari langkah terbaik agar dampak kebijakan ini tidak merugikan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sambil menunggu kejelasan dan tindak lanjut kebijakan dari pihak terkait.
( Alfian )