BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar di Masjid Islamic Center Madinatul Iman, Jumat (6/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus masjid, serta ratusan jamaah yang memadati masjid terbesar di Kota Balikpapan tersebut.
Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat menjadikan momentum Nuzulul Qur’an sebagai pengingat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremonial di bulan Ramadan. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk kembali mengingat bahwa Al-Qur’an merupakan cahaya dan petunjuk hidup bagi umat manusia,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pengurus Masjid Islamic Center Madinatul Iman yang terus memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadan.
Menurutnya, keberadaan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai keimanan serta menjaga kerukunan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak masyarakat Balikpapan untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak melakukan panic buying terhadap kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM).
Ia menegaskan bahwa pemerintah menjamin ketersediaan stok kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik membeli atau menimbun sembako maupun BBM. Pemerintah telah menjamin ketersediaan pasokan untuk masyarakat,” kata Rahmad.
Menurutnya, sikap panik justru dapat memicu kelangkaan di lapangan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap bijak dalam berbelanja serta menjaga stabilitas dan ketertiban di tengah situasi global yang dinilai masih penuh dinamika.
Selain itu, Rahmad juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa agar kondisi dunia dan bangsa Indonesia tetap aman dan damai.
“Marilah kita memperbanyak doa agar bangsa kita tetap terjaga, khususnya Kota Balikpapan yang kita cintai,” ujarnya.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Anugrah Cahayadi.
Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar manusia terhindar dari perbuatan keji dan mungkar.
“Jika ingin selamat dunia dan akhirat, jangan pernah jauh dari Al-Qur’an. Jadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup,” ujarnya.
Ia juga mengajak umat Islam untuk memperbanyak zikir, memperkuat keimanan, serta menghindari sikap sombong dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta kemajuan Kota Balikpapan.
( Alfian )