Langgur, – jurnalpolisi.id
Upacara dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan Hut PGRI yang ke – 80, Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun menyebutkan kalau Guru bukanlah sekedar profesi melainkan panggilan hidup.
“Guru bukan hanya profesi tapi panggilan hidup,”sebut Bupati M. Thaher Hanubun saat membacakan sambutanya, Selasa (25/11/2025)
Guru, tambahnya mempunyai peran yang sangat besar, dimana sebagai pendidik karakter, guru juga harus mampu menjadi teladan moral dan inspiratif.
Tak hanya disitu sebagai mantan pendidik, Hanubun sebut di Maluku Tenggara saat ini khususnya dunia pendidikan selalu mengalami ketertinggalan.
Hal itu dikarenakan adanya faktor internal, serta motifasi belajar yang masih sangat rendah.
“Ini saya masih seputaran 11 kabupaten kota di Maluku,” Cetusnya
Apabila dibandingankan, Bupati Mencontohkan bahwa dengan daerah lain di Indonesia, maka ditahun 2018 hingga 2023, daerah ini mengalami hal yang sangat luar biasa. Minimnya stimulasi dan literasi menjadi faktor utama.
Sedangkan untuk faktor external kualitas guru yang belum merata, fasilitas pendidikan tidak setara, faktor sistematik dimana kurikulum belum relevan dengan konteks lokal.
“Ini kita tidak bisa samakan karena berasal dari Jakarta,”sebutnya
Sementara itu pelaksanaan upacara yang berlangsung di lapangan Stadion Maren Langgur, dihadiri forkopimda, perwakilan, dari SD, SMP dan SMA, se-Kabupaten tersebut.
Bupati M. Thaher Hanubun pada peringatan HGN dan PGRI kali ini, akan lebih memfokuskan pada pembangunan berkarakter.
Pantauan media ini, selain upacara peringatan Pemerintah Kabupaten secara langsung memberikan penghargaan kepada guru yang berhasil dalam menjalankan tugasnya.
Publish by (Melky_JPN)