Bali – Jurnalpolisi.id
Bali kembali diguncang kabar kelam! Seorang wisatawan perempuan asal Tiongkok berinisial RF (22) menjadi korban kebiadaban pria misterius di kawasan Jalan Labuan Sait, Pecatu, pada Senin dini hari (23/3).
Tak hanya trauma fisik dan psikis yang mendalam, korban juga harus kehilangan iPhone 14 miliknya yang dibawa kabur pelaku dengan modus licik!
Berikut kronologi kejadianya.
Pukul 04.00 WITA: Korban keluar sendirian dari tempat hiburan malam di Uluwatu setelah rekannya pulang lebih awal.
Terjebak di Motor: Dalam kondisi setengah sadar, korban mendapati dirinya sudah dibonceng pria tak dikenal. Saat sadar arah motor bukan ke penginapannya, korban sempat mengancam lompat!
Aksi Biadab di Semak-Semak: Pelaku justru membawa korban ke area sepi dan gelap. Di sanalah, di bawah ancaman dan tangisan, dugaan rudapaksa terjadi.
Modus Navigasi: Usai beraksi, pelaku berpura-pura mengantar korban pulang dan meminjam HP korban dengan dalih melihat GPS. Begitu sampai di depan penginapan, pelaku langsung tancap gas membawa lari ponsel tersebut!
“Korban terpaksa pasrah karena di bawah tekanan ancaman dan ketakutan.” — Keterangan Kepolisian.
Peringatan keras.!
Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi citra pariwisata Bali. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, mengonfirmasi laporan ini (LP/B/264/III/2026/SPKT/POLDA BALI) dan polisi sedang memburu predator tersebut!
Pertanyaannya: Sampai kapan perempuan harus merasa terancam saat pulang berwisata? Apakah patroli di kawasan wisata sudah cukup menjamin keamanan kita?
Jangan pulang sendirian dari tempat hiburan malam.
Selalu gunakan transportasi resmi/online yang terdaftar.
Share location ke orang terdekat secara real-time.
Mari kawal kasus ini sampai pelaku tertangkap! jangan biarkan Bali jadi surga bagi para kriminal!. (Boby)