Agam Sumbar.– jurnalpolisi.id
Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat mengunjungi Masjid Syuhada’ Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Selasa (3/3/2026) malam.
Kunjungan yang dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, didampingi Ketua BKOW Sumbar, Ny Detta Maulin Vasco berserta OPD terkait ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan setelah sebelumnya melaksanakan kegiatan serupa di Masjid Raya Tantaman.
Kehadiran rombongan disambut Pemerintah Kabupaten Agam bersama masyarakat setempat di tengah upaya pemulihan pascabencana yang masih berlangsung.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap kondisi masyarakat Salareh Aia yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.
Disebutkan, Nagari Salareh Aia termasuk wilayah yang mengalami dampak cukup parah, mulai dari kerusakan rumah warga, lahan pertanian, fasilitas umum, hingga infrastruktur dasar, bahkan menimbulkan korban jiwa.
“Musibah ini meninggalkan duka bagi masyarakat. Namun kehadiran pemerintah provinsi menjadi bukti bahwa masyarakat tidak sendiri dan tetap mendapat perhatian, baik dari pemerintah provinsi maupun pusat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Agam telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh kerusakan, mencakup sektor perumahan, pertanian, jalan dan jembatan, fasilitas pendidikan, serta rumah ibadah.
Pemkab Agam juga telah mengajukan proposal bantuan ke pemerintah pusat dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp7,9 triliun untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi.
Saat ini, pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi tengah mempersiapkan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak, meski masih dihadapkan pada tantangan ketersediaan lahan yang aman dan layak.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, , mengapresiasi semangat dan kebersamaan masyarakat Nagari Salareh Aia di tengah situasi sulit pascabencana.
“Di tengah kondisi yang tidak mudah, masyarakat tetap menunjukkan kekuatan dan kebersamaan. Ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus bangkit,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan memberikan perhatian besar terhadap pembangunan dan pemulihan di Sumatera Barat.
Untuk itu, ia meminta seluruh perangkat nagari dan pemangku kepentingan memastikan data masyarakat terdampak benar-benar valid dan terkoordinasi.
“Pastikan data penerima bantuan akurat agar seluruh program dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur turut menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya Rp50 juta untuk Masjid Syuhada’, 40 mushaf Al-Qur’an, bantuan Rp10 juta dari , Rp3 juta dari untuk petugas masjid, serta bantuan dari BPBD berupa paket sembako dan perlengkapan ibadah.
Melalui Safari Ramadhan ini, diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan dan pembangunan kembali Kabupaten Agam pascabencana.-( Syafrianto )