SUKABUMI – jurnalpolisi.id
2 April 2026 – Kabupaten Sukabumi tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Di balik viralnya pesona alam yang memukau, terselip keluhan pedas netizen mengenai kondisi infrastruktur yang kontras. Menanggapi fenomena “Wisata Indah, Jalan Rusak” tersebut, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, memberikan jaminan konkret bagi masyarakat, khususnya di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II.
Dalam wawancara khusus pada Kamis (02/04/2026), legislator yang dikenal vokal dan aktif turun ke lapangan ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah utara Sukabumi telah resmi masuk dalam peta jalan (roadmap) perbaikan besar-besaran untuk tahun anggaran 2026.
Ketua Fraksi Teddy mengakui , adanya kesenjangan antara popularitas destinasi wisata seperti Cikidang dan Parakansalak dengan realita akses jalan yang sering dijuluki “jalur maut” atau “kubangan kerbau”. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata mustahil tercapai jika wisatawan harus bertaruh nyawa akibat jalan berlubang.
”Kita ini punya potensi luar biasa di Dapil II, mulai dari arung jeram Cikidang hingga perkebunan Parakansalak. Namun, semua itu tidak akan maksimal jika jalannya rusak. Inilah fokus perjuangan kami di Fraksi Gerindra,” ucap Teddy.
Hasil Kawal Aspirasi: Masuk Skala Prioritas 2026
Kabar baiknya, rencana perbaikan jalan di Dapil II bukan lagi sekadar wancana. Teddy mengungkapkan bahwa usulan ini telah berhasil dikawal melalui proses birokrasi yang panjang, mulai dari Musrenbang tingkat Desa, Kecamatan, hingga masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten.
”Perbaikan ini dicanangkan untuk tahun 2026 guna memastikan siklus anggaran dan perencanaan teknis berjalan matang. Kami tidak ingin pengerjaannya asal-asalan,” tambahnya.
Teddy berkomitmen agar pembangunan tidak bersifat sentralistik, melainkan merata di lima kecamatan vital di Dapil II.
Parungkuda: Sentral penghubung antar-wilayah.
Parakansalak: Pusat potensi pertanian dan wisata pegunungan.
Kalapanunggal: Jalur vital transportasi pedesaan.
Tak hanya menjamin anggaran, Teddy Setiadi menegaskan akan menjalankan fungsi pengawasan (controlling) secara ketat agar kualitas pengerjaan di lapangan sesuai standar.
”Saya akan kawal terus. Saya tidak ingin perbaikan ini hanya formalitas. Aspalnya harus berkualitas dan drainasenya harus berfungsi baik agar jalan tahan lama,” tegas Teddy optimis. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi proyek tersebut demi transparansi.
Langkah proaktif ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengendara, efisiensi logistik hasil tani, serta mendongkrak kesejahteraan warga.
”Semoga perbaikan ini terlaksana secepatnya sesuai keinginan warga. Kami di Fraksi Partai Gerindra konsisten berdiri bersama rakyat. Infrastruktur yang mantap adalah harga mati untuk kemajuan Sukabumi,” pungkasnya.
Solusi Konkret! Teddy Setiadi Pastikan Jalan Rusak di Dapil II Sukabumi Jadi Prioritas Utama 2026.
Teddy Setiadi Pasang Badan: Kawal Perbaikan Jalan di 5 Kecamatan Utama Sukabumi Hingga Tuntas.
Infrastruktur Mantap Harga Mati, Fraksi Gerindra Sukabumi Targetkan Jalan Mulus di Tahun 2026,”Tandasnya.
Jurnalis : Neng Nur