SANGATTA jurnalpolisi.id
Untuk menjaga kekhusyukan dan keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Kutai Timur (Kutim) gencar menggelar Patroli Subuh. Penyisiran yang difokuskan untuk mengantisipasi aksi balapan liar dan penyalahgunaan obat terlarang ini membuahkan hasil positif dengan situasi wilayah yang dilaporkan kondusif.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa patroli yang menyasar titik-titik rawan tersebut merupakan komitmen Polri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di bulan suci.
“Kami ingin memastikan seluruh warga Kutai Timur dapat beribadah dengan tenang, tanpa adanya gangguan seperti suara bising balapan liar atau aktivitas negatif remaja usai sahur. Patroli Subuh ini adalah langkah proaktif kami untuk mencegah hal tersebut sejak dini,” tegas AKBP Fauzan Arianto, Senin (23/2/2026).
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di bawah penanggung jawab Kasat Samapta Polres Kutim, AKP Subeki, serta Kanit Patroli, Aiptu Budi Wiyono. Petugas menyisir sejumlah titik mulai pukul 05.15 hingga 07.00 WITA, tepat di saat jam-jam rawan remaja berkumpul setelah pelaksanaan salat Subuh.
Fokus penyisiran pada Senin pagi menyasar dua lokasi utama yang kerap diwaspadai, yakni kawasan Gang Sahara dan Jalan Kenyamukan. Petugas melakukan pemantauan ketat dengan cara bertindak mengitari lokasi yang berpotensi menjadi arena adu kecepatan kuda besi maupun tempat penyalahgunaan narkotika.
Kapolres Kutim menyambut baik hasil nihil dari temuan di lapangan dan turut memberikan imbauan tegas kepada para orang tua.
“Alhamdulillah, dari hasil patroli pagi ini di Gang Sahara dan Jalan Kenyamukan, kami pastikan tidak ada temuan aktivitas balap liar maupun penggunaan obat terlarang. Semuanya aman terkendali. Meski demikian, saya mengimbau kepada seluruh orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan mereka keluyuran usai sahur agar terhindar dari pergaulan yang merugikan,” tambah AKBP Fauzan.
Polres Kutai Timur memastikan bahwa kegiatan Patroli Subuh ini akan terus dirutinkan selama bulan suci Ramadan 1447 H. Hal ini dilakukan guna menekan ruang gerak kriminalitas dan kenakalan remaja, sehingga keamanan di wilayah hukum Kabupaten Kutai Timur tetap terjaga secara maksimal.
( Alfian )