CILACAP – JurnalPolisi.id
Suasana khidmat bercampur bahagia menyelimuti Dusun Petir, Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, pada Jumat sore (13/02/2026). Di bawah rindangnya pohon bambu yang sejuk di pinggiran sungai, Kapolresta Cilacap, Kombes Pol. Budi Adhy Buono, S.H., S.I.K., M.H., secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan jembatan yang menjadi dambaan warga setempat.
Pembangunan jembatan di wilayah RT 06 RW 02 ini merupakan bantuan istimewa dari Kapolresta Cilacap beserta jajaran Polresta Cilacap. Proyek ini sepenuhnya didanai melalui anggaran Polresta sebagai bentuk kepedulian nyata Polri terhadap infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di pelosok desa.
Momen Bersejarah di Bawah Pohon Bambu
Acara yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB ini berlangsung sangat meriah. Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Resor Kota Cilacap tersebut disambut antusias oleh warga Dusun Petir dan jajaran Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Gandrungmangu yang turut turun tangan di lokasi.
Meski lokasi peletakan batu pertama berada di area pinggiran sungai yang sederhana, hal tersebut tidak mengurangi kemeriahan acara. Gelak tawa dan rasa syukur warga pecah saat prosesi simbolis dilakukan, menandai dimulainya babak baru aksesibilitas di Desa Karanganyar.
Jembatan Penghubung Hati
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Budi Adhy Buono menyampaikan bahwa jembatan ini bukan sekadar susunan semen dan bata, melainkan simbol cinta dan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.
”Jembatan ini adalah wujud pengabdian kami. Semoga dapat memperlancar aktivitas warga dan menjadi sarana yang bermanfaat bagi kemajuan ekonomi di Dusun Petir,” ujar Kapolresta yang dikenal dekat dengan rakyat ini.
Beliau juga berpesan agar warga senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan penuh rasa cinta, sejalan dengan semangat Polri yang siap berjaga demi kemakmuran bersama.
Apresiasi Masyarakat
Warga Desa Karanganyar mengaku sangat terharu atas bantuan ini. Mereka mendoakan agar Kapolresta Cilacap beserta seluruh jajaran selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas mulianya.
Acara ditutup pada pukul 15.50 WIB dengan suasana penuh suka cita. Pembangunan jembatan ini menjadi bukti abadi bahwa sinergi antara kepolisian dan rakyat dapat menciptakan perubahan nyata bagi desa tercinta.
(Syaifulloh)