Muratara- jurnalpolisi.id
Polres Musi Rawas Utara menggelar Latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Tahun 2026 yang bertujuan untuk menguji kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi situasi -kontijensi, khususnya penanganan aksi unjuk rasa anarkis.
Latihan sispamkota ini dipusatkan dihalaman Polres Musi Rawas pada Senin (6/4/2026) dengan melibatkan 150 personel gabungan,terdiri dari 100 personel Polres Musi Rawas Utara dan 50 personel Polsek jajaran,.
Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama,S.H.,S.Ik,M.H.,memimpin langsung apel kesiapan sebelum simulasi dimulai.
Dalam sambutannya,Kapolres menekankan pentingnya sikap humanis dalam penanganan massa,”Terima kasih pada personel yang telah melaksanakan apel kesiapan latihan sispamkota hari ini. Saya tegaskan, silakan untuk personel setelah pelatihan ini dapat memberikan pelayanan dan pengamanan peserta unjuk rasa agar bersikap humanis, jangan arogan,” tegas AKBP Rendy Surya Aditama,S.H.,S.Ik.,M.H
Beliau juga menambahkan bahwa latihan Sispamkota ini adalah upaya nyata Polri dalam mempersiapkan diri menghadapi segala situasi kontijensi dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Simulasi diawali dengan kegiatan rutin kepolisian (Patroli Samapta, Binmas, dan Lantas), kemudian dilanjutkan dengan skenario adanya unjuk rasa di Kantor Bupati Musi Rawas Utara yang dipicu ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah pusat dan Daerah yang menaikkan harga BBM.
Skenario unjuk rasa digambarkan mengalami peningkatan eskalasi,mulai dari kedatangan massa yang tertib, upaya negosiasi oleh Tim Negosiator dan Dalmas Polwan,hingga peningkatan situasi menjadi anarkis yang ditandai dengan upaya menerobos barisan personil, pelemparan benda tumpul, dan pembakaran ban.
Untuk mengendalikan situasi yang semakin tidak kondusif, dilakukan prosedur lapis ganti secara bertahap Negosiator dan Dalmas Polwan,Dalmas Awal (Kerangka Staf dan Rayon Polsek), Dalmas Lanjut (Dilengkapi Armoured Water Cannon/AWC dan APAR)
Pada adegan puncak, Pasukan Dalmas Sat Samapta Polres Musi Rawas Utara berhasil mendesak dan membubarkan massa hingga situasi kembali terkendali.
Setelah situasi dinyatakan aman dan kondusif, Kapolres Musi Rawas Utara memerintahkan jajaran Sat Binmas untuk melakukan patroli dan penyuluhan kepada masyarakat bahwa situasi telah terkendali, sehingga warga dapat beraktivitas kembali seperti biasa,Latihan ditutup dengan apel konsolidasi untuk mengecek personel dan peralatan.
Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama,S.H.,S.Ik.,M.H saat dimintai keterangan oleh awak media Jurnal Polisi News melalui Wakapolres Musi Rawas Kompol Yulfikri,S.H didampingi Kasi Humas Polres Muratara Ipda Muhammad Aliudin,S.H,menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan simulasi pengamanan ini.
Sementara ditempat terpisah Kasi Humas Ipda Muhammad Aliudin,S.H menyampaikan bahwa latihan Ops kontijensi inisial sangat penting dilakukan dimana disiapkan apabila ada aksi UNRAS baik yang damai maupun anarkis,Polres Muratara sudah siap dengan segala peralatan dan perlengkapan.
Alhamdulillah, kegiatan,OPS kontijensi dan sispamkota sudah selesai dilaksanakan dengan terib. aman kondusif,” tutup kasi Humas(Dedi)