BALIKPAPAN. Jurnalpolisi.id
Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Ketupat Mahakam 2026 Polresta Balikpapan aktif memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para sopir truk antar pulau di Pelabuhan Semayang.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya preventif sekaligus mempererat silaturahmi dengan para pengemudi angkutan barang yang akan kembali ke daerah asal, seperti Pulau Jawa dan Makassar, melalui jalur transportasi laut.
Kasatgas Humas Ops Ketupat Mahakam 2026 Polresta Balikpapan menyampaikan bahwa peningkatan arus kendaraan, khususnya truk logistik, mulai terlihat seiring mendekati masa arus mudik Lebaran.
Kendaraan tersebut sebelumnya berperan penting dalam mendistribusikan kebutuhan pokok dan material bangunan di wilayah Kalimantan Timur.
“Memasuki momen mudik, arus kendaraan logistik mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Oleh karena itu, kami hadir untuk memberikan imbauan agar para sopir tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama perjalanan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Humas turun langsung menyambangi para sopir di sela antrean kendaraan. Mereka menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, di antaranya pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas, menjadi pelopor keselamatan berkendara, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Selain itu, para pengemudi juga diingatkan untuk memastikan kondisi fisik tetap prima, tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang, serta melengkapi surat-surat kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
Petugas juga mengimbau agar para sopir segera menghubungi layanan darurat Call Center 110 Polresta Balikpapan apabila menghadapi kendala di perjalanan.
Sementara itu, situasi di Pelabuhan Semayang dilaporkan mulai berangsur lancar setelah sejumlah kapal tujuan Surabaya dan Makassar diberangkatkan pada malam sebelumnya, sehingga mengurangi kepadatan antrean kendaraan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta situasi yang aman, tertib, dan lancar selama periode arus mudik, khususnya bagi para pengemudi angkutan barang yang menjadi bagian penting dalam distribusi logistik nasional.
( Alfian. )