BALIKPAPAN. jurnalpolisi.id
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Jami Al-Azhar, Perumnas Batu Ampar, Jalan Bengkirai Raya RT 10, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kamis (26/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mewakili Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan lain. Turut hadir unsur Forkopimda, pejabat Pemkot Balikpapan, camat dan lurah se-Balikpapan Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.
Ketua Pengurus Masjid Jami Al-Azhar, H. Suyuti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pemerintah Kota Balikpapan dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah sebesar Rp34 juta yang diberikan untuk mendukung operasional dan peningkatan fasilitas masjid.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kota Balikpapan. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi kemakmuran masjid dan jamaah,” ujarnya.
Selain dana hibah, Pemkot Balikpapan juga menyerahkan bantuan perangkat pendukung administrasi berupa komputer dan printer guna meningkatkan pelayanan dan tata kelola masjid.
H. Suyuti turut memaparkan sejarah berdirinya Masjid Jami Al-Azhar yang dibangun pada 1983, di atas lahan seluas 600 meter persegi dengan luas bangunan 392 meter persegi dan kapasitas hingga 750 jamaah. Masjid tersebut berdiri atas inisiatif warga Perumnas Batu Ampar yang saat itu belum memiliki sarana ibadah memadai.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial.
“Ramadan bukan hanya meningkatkan hubungan kita dengan Allah SWT, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Ia juga mengingatkan generasi muda untuk menjaga ketertiban selama bulan suci dengan menghindari kegiatan yang merugikan seperti balap liar, perang sarung, maupun penggunaan petasan.
Dalam kesempatan tersebut, Bagus turut menyampaikan capaian Kota Balikpapan yang meraih penghargaan sebagai kota terbaik kedua secara nasional dalam pengelolaan sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Ini bukan hanya prestasi pemerintah, tetapi prestasi seluruh warga Balikpapan yang memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menanggapi aspirasi warga terkait persoalan banjir, perbaikan drainase, serta pelayanan air bersih di kawasan Batu Ampar. Pemerintah Kota Balikpapan, kata dia, akan mengupayakan perbaikan saluran dan peningkatan infrastruktur secara bertahap melalui penganggaran perubahan tahun 2026.
Rangkaian Safari Ramadan diisi dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah, penyerahan bantuan hibah, serta tausiah Ramadan yang disampaikan KH Muslich Umar. Dalam tausiahnya, ia mengajak jamaah memperkuat keimanan dan menjadikan ibadah puasa sebagai kebutuhan spiritual, bukan sekadar kewajiban formal.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di bulan suci Ramadan.
( Alfian )