Bontang jurnalpolisi.id
Nuansa Ramadhan yang sarat ampunan dan kasih sayang turut dirasakan hingga ke dalam Rumah Tahanan Polres Bontang. Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, SIK, M.Si didampingi Wakapolres Kompol Ropiyani, SH hadir menyapa serta membagikan takjil kepada warga binaan sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan terhadap hak-hak mereka, Kamis (26/2/2026)
Di balik dinding rutan, suasana sore itu terasa lebih hangat dari biasanya. Senyum dan sapaan humanis dari pimpinan Kepolisian mencairkan jarak, menghadirkan rasa dihargai bagi para warga binaan yang tengah menjalani proses hukum. Paket takjil yang dibagikan bukan sekadar hidangan berbuka, melainkan simbol bahwa Ramadhan adalah milik semua, tanpa terkecuali.
Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).
Setiap warga binaan memiliki hak untuk diperlakukan secara manusiawi, termasuk dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian, sekaligus pengingat bahwa proses hukum tetap mengedepankan nilai kemanusiaan”.
Wakapolres menambahkan bahwa momentum Ramadhan menjadi ruang refleksi dan perbaikan diri bagi semua pihak. Dalam suasana penuh rahmah ini, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan hak-hak dasar warga binaan terpenuhi, termasuk hak beribadah dan mendapatkan perlakuan yang adil.
Melalui kegiatan berbagi takjil tersebut, Polres Bontang menegaskan bahwa penegakan hukum berjalan seiring dengan penghormatan terhadap martabat manusia. Ramadhan menjadi pengingat bahwa di setiap hati ada peluang untuk berubah, dan di setiap kebijakan ada tanggung jawab untuk menjunjung nilai keadilan serta kemanusiaan.
( Alfian )