Jakarta – jurnalpolisi.id
Kepolisian Negara Republik Indonesia membentuk Satuan Tugas ASRI sebagai langkah nasional menumbuhkan budaya hidup sehat dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja di seluruh jajaran Polri. Program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Gerakan ASRI yang merupakan singkatan dari Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah diimplementasikan serentak mulai dari Mabes Polri hingga tingkat Polda, Polres, dan Polsek
Satgas ASRI Polri dipimpin Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja sebagai koordinator pelaksanaan program secara nasional.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan gerakan tersebut tidak sekadar simbol, melainkan harus menjadi budaya kerja sehari-hari di lingkungan kepolisian.
“Kapolri menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal sederhana di tempat kita bekerja setiap hari,” kata Johnny dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2/2026).
Menurut dia, langkah Polri merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden dalam Taklimat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor. Dalam forum tersebut, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Johnny menegaskan Polri memiliki peran strategis sebagai teladan dalam penerapan prinsip ramah lingkungan. Karena itu, pembenahan dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.
Sebagai bagian dari implementasi program, Polri menetapkan sejumlah pedoman wajib bagi seluruh satuan kerja. Di antaranya pembersihan lingkungan kerja sebelum aktivitas kedinasan dimulai, pelaksanaan kerja bakti rutin minimal sepekan sekali, serta pelibatan masyarakat dalam kegiatan kebersihan fasilitas umum.
Selain itu, seluruh jajaran didorong menerapkan kebijakan ramah lingkungan seperti pengurangan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.
Kadiv Humas Polri juga meminta pimpinan satuan kerja aktif menggerakkan personel dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk penanaman pohon dan pengelolaan sampah yang lebih baik.
Melalui Gerakan ASRI, Polri berharap tumbuh kesadaran kolektif seluruh personel untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra institusi sebagai aparat yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Polri siap menjadi contoh terdepan dalam mendukung pembangunan nasional berwawasan lingkungan,” ujar Johnny.
Program ini diharapkan memberi dampak langsung bagi kualitas lingkungan kerja kepolisian sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.
( Alfian )