BANYUWANGI – Jurnalpolisi.id
Dalam rangka menjaga tradisi dan kearifan lokal di bulan suci Ramadan, Polresta Banyuwangi bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banyuwangi menggelar Lomba Video Kreatif “Patrol Ramadan 2026”. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian untuk melestarikan budaya patrol sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban.
Mengusung tema “Sinergi Polri & Masyarakat: Menjaga Tradisi, Mengamankan Negeri”, lomba ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menampilkan kreativitas melalui video singkat yang memadukan unsur musik patrol, narasi pesan positif, serta visual menarik.
Tradisi patrol Ramadan sendiri merupakan budaya khas Banyuwangi yang dilakukan masyarakat untuk membangunkan sahur dengan alat musik tradisional. Melalui lomba ini, panitia berharap tradisi tersebut tetap hidup dan berkembang dengan sentuhan kreativitas digital.
Peserta diminta membuat video berdurasi 60–90 detik dengan format potret (vertical). Video kemudian diunggah ke Instagram atau TikTok dengan menandai akun resmi panitia, yakni:
Instagram @polresta_banyuwangi_
TikTok @Polrestabanyuwangi
Instagram @ijtibanyuwangiofficial
TikTok @ijtibanyuwangi
Selain itu, peserta wajib menyertakan hashtag:
PatrolRamadanBanyuwangi #PolrestaBanyuwangi #UTIBanyuwangi #SahabatPolri #TandangBareng
Video juga harus dilengkapi logo Polresta Banyuwangi dan IJTI Banyuwangi, serta tautannya dikirim ke panitia melalui WhatsApp 081946725519. Akun media sosial peserta tidak boleh diprivat selama masa lomba.
Batas akhir pengunggahan video dan pengiriman link adalah 9 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Peserta harus memastikan video yang dibuat:
Tidak mengandung unsur SARA dan pornografi,
Menggunakan alat musik patrol tradisional atau semi-tradisional (bukan DJ atau musik elektronik),
Merupakan karya orisinal dan belum pernah memenangkan lomba serupa,
Mengikuti seluruh ketentuan panitia, dengan keputusan juri yang bersifat mutlak.
Penilaian lomba akan mempertimbangkan beberapa aspek, antara lain:
- Kreativitas Narasi & Lirik: pesan anti-hoaks, ajakan menjaga keamanan, serta orisinalitas pesan.
- Aransemen Musik & Tarian: keharmonisan alat musik patrol dan estetika gerak.
- Kualitas Visual & Editing: teknik pengambilan gambar serta kreativitas transisi.
Panitia menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang, yaitu:
Juara 1: Rp2.500.000,
Juara 2: Rp2.000.000,
Juara 3: Rp1.500.000,
Juara Harapan 1: Rp1.000.000,
Juara Harapan 2: Rp750.000,
Juara Harapan 3: Rp500.000.
Melalui lomba ini, Polresta Banyuwangi dan IJTI Banyuwangi berharap masyarakat dapat semakin aktif menjaga tradisi lokal sekaligus menyebarkan pesan positif tentang keamanan dan persatuan di bulan Ramadan.
“Ayo tunjukkan kreativitasmu dan ramaikan Patrol Ramadan 2026!”(Boby)