BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Jajaran Polresta Balikpapan memberikan pengamanan maksimal dalam pelaksanaan Ibadah Sabtu Suci umat Kristiani yang digelar di sejumlah gereja di Kota Balikpapan, Sabtu (5/4/2026).
Ibadah Sabtu Suci merupakan bagian dari rangkaian perayaan Paskah, yang dilaksanakan di antara Jumat Agung dan Minggu Paskah.
Momentum ini menjadi waktu refleksi bagi umat Kristiani untuk mengenang wafatnya Yesus Kristus sekaligus menantikan kebangkitan-Nya.
Seorang pendeta menyampaikan bahwa Sabtu Suci adalah momen penuh keheningan dan pengharapan. “Ini adalah waktu untuk merenungkan kematian, namun juga menantikan kebangkitan. Ada harapan bahwa kesedihan akan berubah menjadi sukacita,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, terlihat personel Polresta Balikpapan bersinergi dengan pengamanan internal gereja guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga, baik di lingkungan gereja maupun area sekitarnya.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerooold H.Y. Kumontoy melalui Ps Kasi Humas Ipda Sangidun mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara menyeluruh, termasuk di Gereja Santa Maria Prapatan yang dihadiri ribuan jemaat.
“Kami bersama pengamanan internal dan panitia gereja berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar ibadah Sabtu Suci dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengamanan meliputi sterilisasi lokasi bersama jajaran Brimobda Kalimantan Timur, pengaturan lalu lintas di sekitar gereja, hingga pengawasan pada saat jemaat datang dan meninggalkan lokasi ibadah.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau para jemaat untuk tetap waspada, khususnya dalam menjaga keamanan kendaraan dengan memastikan parkir di tempat yang telah disediakan dan dalam kondisi terkunci dengan baik.
“Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada petugas terdekat atau melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan hal-hal mencurigakan, agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tambahnya.
Selama pelaksanaan ibadah, situasi terpantau berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Setelah ibadah usai, para jemaat meninggalkan lokasi dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti.
( Alfian )