Kutai Timur – jurnalpolisi.id
Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur menggelar Analisa dan Evaluasi (Anev) hari ke-6 pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026, yang berlangsung di Auditorium Polres Kutai Timur, Kamis (19/03/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Abdullah, serta diikuti para pejabat utama (PJU), kapolsek jajaran, dan personel yang terlibat dalam operasi.
Anev dilaksanakan sebagai langkah evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pengamanan yang telah berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi kendala di lapangan.
Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan maksimal aparat menjelang puncak arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan pentingnya evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh rangkaian Operasi Ketupat Mahakam 2026 berjalan optimal. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama di titik-titik rawan seperti jalur mudik, pusat keramaian, serta objek wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.
“Lakukan pemantauan secara maksimal, baik melalui patroli langsung maupun pemanfaatan CCTV di command center. Pastikan kehadiran personel benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Operasi Ketupat Mahakam 2026 dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama momentum Lebaran.
Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan kinerja serta responsivitas di lapangan, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kutai Timur tetap kondusif selama perayaan Idulfitri.
( Alfian )