BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kalimantan Timur Tahun 2026 di Hotel Novotel Balikpapan, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 125 peserta ini menjadi momentum strategis bagi PKB dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya jajaran anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, DPRD kabupaten/kota, serta pengurus DPW dan DPC PKB se-Kaltim.
Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya Muscab sebagai wadah memperkuat soliditas dan profesionalisme partai. Ia juga mengingatkan seluruh kader untuk mengamalkan tiga manifesto politik PKB, yakni politik kepeloporan, politik keteladanan, dan politik kehadiran.
“Mari kita jadikan Musyawarah Cabang ini sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan profesionalisme partai,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan DPP PKB menekankan bahwa kekuatan utama partai justru berada di tingkat akar rumput, yakni pengurus PAC hingga ranting yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh kader didorong untuk terus merangkul tokoh-tokoh muda guna memperkuat struktur partai.
Dalam Muscab tersebut, DPW PKB Kaltim juga menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bagian dari strategi menghadapi pemilu.
Sejumlah fokus utama yang menjadi perhatian antara lain objektivitas dalam proses seleksi kepengurusan, peningkatan elektabilitas partai, serta prioritas kepada kader internal yang memiliki loyalitas dan rekam jejak yang jelas.
Menariknya, mekanisme seleksi calon ketua DPC dilakukan dengan melibatkan tim independen dari kalangan akademisi guna menjamin proses yang objektif dan transparan.
Selain itu, pelaksanaan Muscab serentak yang melibatkan 10 DPC di satu lokasi juga bertujuan untuk menyatukan visi dan misi partai hingga ke tingkat akar rumput di seluruh Kalimantan Timur.
Panitia pelaksana menargetkan seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan dalam satu hari, meskipun agenda awal dijadwalkan berlangsung selama dua hari, guna menjaga efektivitas konsolidasi.
Kepengurusan baru yang terbentuk dari Muscab ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan perolehan suara PKB di masing-masing daerah pada pemilu mendatang.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif dengan pengamanan dari personel Polsek Balikpapan Selatan. Kegiatan resmi berakhir pada pukul 15.30 Wita dengan rangkaian penutup dan sesi foto bersama.
( Alfian )