Pesawaran, Lampung- jurnalpolisi.id
Pemerintah Desa Bogorejo menggelar Pengajian Akbar dalam rangka kegiatan rutin triwulan Muslimat NU Kecamatan Gedong Tataan sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 bertepatan dengan 22 Syawal 1447 Hijriah, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di halaman Balai Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan iftitah dan tawassul, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta lantunan Sholawat Badar. Suasana semakin semarak dan nasionalis dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Pesawaran, Mars Syubbanul Wathon, serta Mars Muslimat NU.
Kepala Desa Bogorejo, Hermansyah, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah dan tamu undangan yang hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutannya terdapat kekurangan.
“Atas nama Pemerintah Desa Bogorejo, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para alim ulama, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar,” ujar Hermansyah.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga persatuan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan sikap saling menghormati antar sesama.
“Mari kita jaga kebersamaan, jangan saling menjelekkan, dan tetap istiqomah dalam kebaikan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Gedong Tataan Surawan, S.E, perwakilan Kapolsek Gedong Tataan, perwakilan Danramil, Ketua TP-PKK Desa Bogorejo Ratnawati, S.E, Ketua Pimpinan Ranting Muslimat NU Suharni, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Gedong Tataan Hj. Azimah Mushoffie, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pesawaran Hj. Hanifah, S.E, Ketua PCNU Kabupaten Pesawaran KH Ahmad Ulinuha, jajaran pengurus NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, jamaah majelis taklim Muslimat, serta seluruh aparatur desa.
Kegiatan semakin bermakna dengan iringan musik hadroh serta penyampaian mauidzah hasanah oleh Kiai M. Nur Aziz, pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Ilmi dari Ganjaran, Kabupaten Pringsewu. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan, menjaga akhlak, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ditutup dengan doa bersama yang menambah kekhusyukan dan keberkahan seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Harlah ke-80 Muslimat NU dapat menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan peran aktif Muslimat NU dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. (Feri)