Merangin jurnalpolisi.id.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin terus mematangkan persiapan sarana kesehatan tingkat lanjut bagi masyarakat.
Bertempat di Ruang MPC Kantor Bappeda Merangin, Jumat (13/2), jajaran pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi (rakor) melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Rapat tersebut berfokus pada Monitoring Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sekaligus finalisasi teknis pengadaan alat kesehatan canggih untuk RSUD Kolonel Abundjani Bangko.
Jalannya rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni. Ia menegaskan bahwa agenda utama pertemuan ini adalah memastikan kesiapan ruang instalasi untuk penempatan alat CT Scan dan Mammografi yang akan dihibahkan oleh Kemenkes.
“Tadi baru saja selesai koordinasi dengan Kemenkes untuk memfinalkan rencana ruangan CT Scan dan Mammografi. Ada sedikit perubahan pada desain rehabilitasi tata ruangnya agar alat-alat dari kementerian ini bisa segera masuk dan dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Zulhifni usai memimpin rapat.
Terkait kendala anggaran fisik, Sekda menjelaskan bahwa penyesuaian tata ruang tersebut tidak akan membebani APBD secara khusus, melainkan akan dioptimalkan melalui anggaran internal rumah sakit.
“Untuk dana (rehabilitasi ruang), kita gunakan melalui pos pemeliharaan rutin dari rumah sakit. Jadi secara teknis tidak ada masalah,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Zulhifni memberikan instruksi khusus kepada jajaran manajemen RSUD agar bergerak cepat.
Menurutnya, keberadaan alat pendeteksi kanker (Mammografi) dan pemindaian tubuh (CT Scan) sangat krusial agar masyarakat Merangin tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan tersebut.
“Saya berharap kepada Direktur Rumah Sakit Umum, kegiatan pemenuhan alat kesehatan ini harus berhasil kita dapatkan. Ini murni untuk membantu dan memudahkan pelayanan kesehatan masyarakat Merangin,” tegas Sekda. (Siti Rahma)