Tegal jurnalpolisi.id
Polda Jateng-Polres Tegal memperkuat pengamanan di kawasan obyek wisata Guci melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis (26/3/2026), sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Penguatan ini merupakan tindak lanjut pasca berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2026 yang resmi ditutup pada 25 Maret 2026. Meski operasi terpusat telah selesai, Polri tetap mengedepankan kehadiran di lapangan melalui KRYD untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, khususnya di destinasi wisata unggulan seperti Guci.
Sejumlah personel disiagakan di titik-titik strategis, mulai dari jalur masuk kawasan wisata, area parkir, hingga lokasi pemandian air panas. Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, petugas juga aktif memberikan pelayanan kepada pengunjung, termasuk bantuan informasi dan pengaturan aktivitas agar tetap tertib.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat selama masa libur Lebaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati waktu libur dengan tenang. Petugas di lapangan hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada seluruh pengunjung,” ujarnya pada Kamis (26/3)
Mengantisipasi kondisi cuaca di kawasan pegunungan, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat disertai angin dan kabut. Pengunjung diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas, memperhatikan kondisi jalur, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain pengamanan kawasan wisata, pelaksanaan KRYD juga menyasar kegiatan masyarakat dalam tradisi Syawalan, sehingga seluruh rangkaian aktivitas pasca Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto juga ikut menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat secara berkelanjutan.
“Kehadiran Polri melalui KRYD merupakan wujud komitmen pelayanan yang tidak berhenti setelah Operasi Ketupat. Kami memastikan seluruh aktivitas masyarakat, termasuk di destinasi wisata, tetap berada dalam situasi aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat untuk disiplin, mematuhi arahan petugas, serta meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan kita bersama,” tegasnya. ( Arif JPN) Sumber : Bidhumas Polda Jateng