Balikpapan jurnalpolisi.id
Dalam rangka mensukseskan Operasi Ketupat Mahakam 2026, Satuan Brimob Polda Kaltim melalui jajaran Detasemen Gegana mengintensifkan patroli keamanan di berbagai titik krusial transportasi di Kota Balikpapan. Pada Minggu (15/03/2026), tim yang dipimpin oleh Ipda Slamet Ashari bersama empat personel lainnya turun langsung memantau pergerakan arus mudik Lebaran. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mulai melakukan perjalanan pulang kampung, sekaligus memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di area publik tetap terjaga di tengah meningkatnya mobilitas warga menjelang hari raya.
Rangkaian patroli menyasar gerbang-gerbang utama masuk dan keluar kota, mulai dari Terminal Batu Ampar hingga Pelabuhan Semayang serta Pelabuhan Speed Semayang. Tidak hanya di sektor laut, tim juga melakukan pengawasan ketat di Terminal Bus jurusan Balikpapan-Bontang guna memastikan tidak ada kendala berarti pada jalur darat. Selama pemantauan, tim Gegana berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk memastikan arus penumpang dan kendaraan berjalan lancar tanpa hambatan, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul di pusat-pusat keramaian tersebut.
Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan personel Detasemen Gegana dalam Ops Ketupat Mahakam ini merupakan manifestasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyatakan bahwa prioritas utama korps baret biru adalah menjamin kenyamanan para pemudik hingga sampai ke kampung halaman masing-masing. “Kami berkomitmen penuh untuk mengawal arus mudik tahun ini agar berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kehadiran personel di terminal dan pelabuhan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak kriminal sehingga masyarakat dapat mudik dengan hati yang tenang,” tegas Kombes Pol. Andy Rifai.
Andy Rifai, S.I.K juga menghimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama diperjalanan. Beliau menekankan bahwa kesuksesan mudik yang aman tidak lepas dari kedisiplinan dan kewaspadaan masyarakat sendiri. “Mari kita jadikan mudik tahun ini sebagai momentum kebahagiaan yang berkesan. Tetaplah waspada terhadap lingkungan sekitar dan pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara. Kami akan terus bersiaga sebagai pelindung dan pengayom Anda. Teruslah mengabdi dengan ketulusan hati. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
( Alfian )