Samarinda – jurnalpolisi.id
Unit Reskrim bersama Unit Intelkam Polsek Samarinda Kota menggelar razia peredaran minuman keras (miras) dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tahun 2026 di wilayah hukumnya, Rabu (22/2/2026) dini hari.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 01.30 Wita hingga 03.00 Wita itu menyasar sejumlah ruas jalan, antara lain Jalan Bhayangkara, Jalan KH Abdurrasyid, Jalan Abdul Hasan, Jalan P. Diponegoro, Jalan P. Hidayatullah, Jalan Otto Iskandar Dinata, Jalan Sultan Sulaiman, Jalan Sejati, hingga Jalan Kapten Soejono.
Razia dipimpin Kanit Reskrim IPTU Julkifli Hasibuan, S.H., bersama Kanit Intelkam IPDA Sutrisno dan Panit II Reskrim IPDA Roy Presty Christian L, S.H. Petugas menyasar sejumlah toko dan kafe yang diduga menjual minuman beralkohol tanpa izin.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas menindak empat tempat usaha dan mengamankan puluhan botol minuman keras berbagai merek.
Di Kafe Princess Angkasa, petugas menyita 20 botol bir Rajawali Prost, 16 botol anggur merah merek Orang Tua, tiga botol bir hitam Koning Ludwing Dunkel, serta satu botol bir Bintang.
Sementara dari Kafe Mona, diamankan 12 botol anggur merah merek Orang Tua dan 12 botol bir Bintang.
Di Cafe Balangan, petugas menemukan dua setengah ceret bir hitam serta seperempat botol whisky ukuran 750 ml.
Sedangkan dari Toko Sukma di kawasan Samarinda Ilir, diamankan tujuh botol anggur merah merek Orang Tua, tiga botol Api Anggur Hijau, tiga botol bir Bintang, satu botol whisky merek Drum, satu botol whisky merek Weiitan, tiga botol Kawa Kawa, satu botol Atlas, serta dua botol anggur Kolesom.
Seluruh barang bukti minuman keras yang diduga dijual tanpa izin tersebut langsung diamankan ke Mapolsek Samarinda Kota.
Petugas juga melakukan pendataan terhadap para pemilik usaha untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolsek Samarinda Kota menegaskan, razia ini merupakan bagian dari Operasi Pekat 2026 guna menekan peredaran miras ilegal yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas di wilayah Kota Samarinda.
“Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama bulan Ramadan,” tegasnya.
( Alfian )