Rupat – jurnapolisi.id
Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, mulai mengeluhkan terbatasnya layanan kapal RORO pada rute penyeberangan Rupat–Dumai. Saat ini, penyeberangan tersebut hanya dilayani oleh dua unit kapal, sehingga sering menimbulkan antrean panjang, terutama bagi kendaraan dan penumpang yang hendak menyeberang.
Kondisi ini semakin terasa dalam beberapa hari terakhir. Di pelabuhan penyeberangan Rupat, deretan kendaraan terlihat mengular menunggu giliran naik ke kapal. Mobil pribadi, sepeda motor, hingga truk logistik terpaksa mengantre berjam-jam bahkan berhari-hari karena terbatasnya armada yang beroperasi.
Sejumlah sopir mengaku harus menunggu sangat lama untuk bisa menyeberang ke Dumai. Bahkan, ada yang menyebutkan waktu tunggu bisa mencapai beberapa hari.
“Antrean sangat panjang. Ada sopir yang mengatakan kami sampai harus menunggu dua sampai tiga hari baru bisa lewat,” ujar salah seorang pengemudi truk yang ikut mengantre di pelabuhan.
Para sopir dan masyarakat menilai kondisi ini sangat menyulitkan, terutama bagi mereka yang membawa barang kebutuhan masyarakat maupun yang memiliki keperluan mendesak di Dumai dan daerah lainnya. Selain berdampak pada aktivitas ekonomi, keterlambatan penyeberangan juga membuat perjalanan masyarakat menjadi tidak menentu.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menambah armada kapal RORO di lintasan tersebut. Pasalnya, arus penyeberangan diperkirakan akan meningkat tajam dalam beberapa hari ke depan seiring dengan tradisi mudik dan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
Menurut sejumlah warga, penambahan kapal sangat diperlukan setidaknya selama masa arus mudik dan arus balik Idulfitri, agar antrean tidak semakin panjang dan pelayanan penyeberangan dapat berjalan lebih lancar.
Saat ini suasana di pelabuhan penyeberangan Rupat–Dumai masih dipadati kendaraan yang menunggu giliran naik kapal. Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri, jumlah penumpang diperkirakan akan terus meningkat jika tidak ada penambahan armada.
Masyarakat Pulau Rupat berharap perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar segera mengeluarkan kebijakan untuk menambah kapal RORO sementara waktu, sehingga aktivitas penyeberangan tetap lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan saat melakukan perjalanan menjelang Lebaran.
Penulis: Asmadi