Cianjur – jurnalpolisi.id
Koordinator Pendidikan (Koordik) Wilayah Kecamatan Sukanagara menggelar pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi guru Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Sukanagara. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Sukanagara pada Rabu (4/2/2026) dan diikuti oleh 64 peserta.
Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) tersebut diikuti oleh guru kelas bawah dan kelas tinggi dari berbagai SD di Kecamatan Sukanagara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna, holistik, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Koordik Kecamatan Sukanagara, Rohmat Rohendi, S.Pd., M.Pd. Hadir pula Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Sukanagara, Cecep Sugilar, S.Pd., selaku penyelenggara, serta para guru dan tenaga kependidikan sebagai peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Rohmat Rohendi menegaskan bahwa penerapan Pembelajaran Mendalam menjadi salah satu prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional.
“Pembelajaran Mendalam diharapkan dapat membantu guru memahami peserta didik secara utuh, baik dari aspek kognitif, emosional, maupun sosial. Pendekatan ini juga mendorong guru untuk menghargai keunikan setiap anak dan membangun hubungan yang lebih positif serta produktif dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Sementara itu, Ade Hermawan, S.Pd., selaku Tim Pengembang Pembelajaran Mendalam sekaligus narasumber utama, memaparkan konsep dasar dan implementasi Pembelajaran Mendalam dalam kegiatan belajar mengajar. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam mentransfer ilmu secara efektif agar mampu melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, berempati, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Usai pemaparan materi, peserta diberikan ruang untuk berdiskusi dan tanya jawab guna memperdalam pemahaman serta berbagi praktik baik dalam penerapan pembelajaran di sekolah masing-masing.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pendidik tidak hanya berfokus pada pencapaian pengetahuan akademik, tetapi juga mampu membangun karakter kolaboratif serta kemampuan problem solving peserta didik. Hal tersebut dinilai penting untuk menyiapkan generasi penerus yang tangguh dan adaptif di tengah tantangan global.
Kegiatan Pembelajaran Mendalam ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan, diharapkan praktik pembelajaran transformatif dapat tumbuh di setiap satuan pendidikan.
(H. Doddy Khodir, S.Pd)