TEBO, jurnalpolisi.id
Dinamika politik internal Partai Golkar Kabupaten Tebo semakin mengerucut. Hingga batas akhir masa pendaftaran calon Ketua DPD II, hanya satu nama yang resmi mengembalikan formulir dan berkas pencalonan, yakni Khalis Mustiko, S.H.
Dengan dikembalikannya berkas tersebut, Khalis Mustiko dipastikan menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tebo periode mendatang.
Kondisi ini mempertegas posisi Khalis sebagai figur kuat dalam perebutan kursi pimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut. Tidak adanya kandidat lain yang mendaftar hingga penutupan pendaftaran membuka peluang besar bagi dirinya untuk terpilih secara aklamasi dalam forum Musyawarah Daerah (Musda).
Proses Verifikasi Berkas
Meski hanya satu calon yang mendaftar, panitia penyelenggara tetap menjalankan tahapan sesuai mekanisme organisasi. Komite Pengarah (Steering Committee/SC) Musda Golkar Kabupaten Tebo langsung melakukan proses verifikasi terhadap dokumen administrasi dan dukungan yang diserahkan.
Ketua SC Musda, Ahmad Kharis, yang akrab disapa Gus Karis, menegaskan bahwa seluruh proses akan dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Kami dari Steering Committee tengah melakukan proses verifikasi terhadap seluruh dokumen administrasi serta surat dukungan yang disampaikan oleh calon,” ujar Gus Karis, Selasa (24/02/2026).
Ia menjelaskan, verifikasi ini penting untuk memastikan bahwa calon memenuhi seluruh persyaratan legalitas, termasuk dukungan sah dari pemilik suara di tingkat kecamatan maupun organisasi sayap partai.
Apabila seluruh berkas dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), maka jalan Khalis Mustiko menuju kursi Ketua DPD II Golkar Tebo akan semakin terbuka lebar dan berpotensi ditetapkan secara aklamasi dalam Musda mendatang.
Musda DPD II Golkar Tebo sendiri diperkirakan akan menjadi momentum konsolidasi internal partai dalam memperkuat struktur serta strategi politik ke depan di Kabupaten Tebo.(MDS).