Balikpapan jurnalpolisi.id
Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Satuan Brimob Polda Kaltim melalui jajaran Batalyon A Pelopor semakin memperketat pengawasan wilayah melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026. Pada Selasa (17/03/2026), tim patroli yang dipimpin oleh Ipda Indra Sahlan Simanjuntak bersama empat personel lainnya bergerak aktif memastikan setiap sudut Kota Balikpapan dalam kondisi kondusif. Langkah ini bertujuan untuk memberikan rasa aman yang menyeluruh, baik bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan kebutuhan hari raya maupun bagi para pemudik yang mulai meninggalkan rumah mereka menuju kampung halaman.
Rangkaian patroli menyasar titik-titik krusial ekonomi dan logistik, mulai dari Mall Gajah Mada Balikpapan hingga kawasan pergudangan makanan di Gunung Malang guna memastikan stabilitas stok pangan. Selain itu, pemantauan dilakukan di pusat perbelanjaan Toko Maxi Jalan A. Yani, Balikpapan Kota, serta pengawasan intensif di kawasan hunian Perum Putri Damai Bahagia, Balikpapan Selatan. Fokus utama tim adalah memastikan rantai distribusi kebutuhan pokok tetap aman serta meminimalisir potensi gangguan keamanan pada hunian warga, sehingga denyut nadi aktivitas kota tetap berjalan lancar tanpa hambatan kriminalitas.
Ibu Herlina, salah seorang warga di Perum Putri Damai Bahagia, mengungkapkan rasa tenangnya atas kehadiran rutin personel Brimob di lingkungan tempat tinggalnya. Beliau merasa kehadiran aparat sangat krusial, terutama saat banyak tetangganya yang sudah mulai berangkat mudik. “Kami yang tinggal di sini merasa sangat terbantu dengan adanya patroli masuk ke dalam perumahan. Keberadaan Bapak-bapak Brimob memberikan ketenangan tersendiri bagi kami karena lingkungan jadi terasa lebih terjaga dan diawasi dengan ketat selama masa libur lebaran ini,” ujar Ibu Herlina saat menyapa tim patroli di lokasi.
Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan personel ini adalah manifestasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Sebagai sosok influencer dalam menjaga stabilitas keamanan di Kalimantan Timur, beliau berpesan agar masyarakat tetap waspada namun tidak perlu khawatir berlebihan selama menjalankan ibadah dan tradisi mudik. “Kehadiran kami adalah perisai bagi kenyamanan rakyat. Kami berkomitmen menjaga setiap jengkal wilayah agar Idul Fitri tahun ini berjalan aman dan penuh damai. Teruslah mengabdi dengan keikhlasan karena keselamatan masyarakat adalah kehormatan tertinggi bagi kami. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
( Alfian )