Bandung – jurnalpolisi.id
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menyambut kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam rangka agenda Safari Ramadhan di Mapolda Jawa Barat, Rabu (04/03/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh personel kepolisian di wilayah Bumi Pasundan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jawa Barat menyampaikan laporan berbagai program strategis yang telah dijalankan jajarannya. Salah satu fokus utama adalah upaya memperkuat ketahanan nasional melalui sektor pangan dan ekonomi masyarakat. Pendekatan tersebut dilaksanakan dengan mengusung filosofi lokal “Sauyunan Jaga Lembur”, yang menitikberatkan pada keamanan berbasis kearifan lokal serta keterlibatan aktif masyarakat.
“Filosofi ini kami implementasikan sebagai pendekatan keamanan di mana Polri hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri dengan mendengar, merasakan, dan bekerja bersama rakyat,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan.
Sejumlah program konkret juga dilaporkan dalam kegiatan tersebut. Polda Jawa Barat telah membangun 67 Satuan Pelayanan Percontohan Gizi (SPPG) Polri di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 unit telah beroperasi, sementara sisanya masih berada dalam tahap pembangunan dan persiapan operasional.
Di tingkat kewilayahan, Polres Bogor tercatat menjadi kontributor terbesar dengan pembangunan 12 unit SPPG. Program ini turut diperkuat melalui pengembangan 93 titik rantai pasok lumbung pangan terintegrasi, yang meliputi fasilitas greenhouse, kolam perikanan, hingga peternakan ayam sebagai bagian dari sistem ketahanan pangan berbasis komunitas.
“Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar serta menciptakan ekosistem pangan yang berkelanjutan,” jelas Kapolda.
Selain itu, Polda Jawa Barat juga memperkenalkan inovasi “100 Polybag Zero Waste”, sebuah program yang memanfaatkan limbah organik untuk diolah menjadi pupuk alami bagi budidaya pangan lokal. Program ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah yang produktif.
“Kami ingin menggaungkan pesan bahwa limbah bukan lagi masalah, melainkan sumber daya,” tegasnya.
Dalam bidang sosial kemanusiaan, jajaran Polda Jabar juga berhasil melakukan perbaikan 133 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di berbagai wilayah. Polresta Bandung tercatat menjadi wilayah dengan pembangunan terbanyak, yakni 25 unit rumah yang telah diperbaiki untuk masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut didukung melalui skema Kenclengan Swadaya Anggota, serta sinergi bersama pemerintah daerah dan dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ini juga diisi dengan pengukuhan “Ojol Kamtibmas” sebagai mitra strategis kepolisian. Kapolda menilai keberadaan pengemudi ojek online memiliki jangkauan luas hingga ke lingkungan permukiman kecil, sehingga dapat berperan dalam membangun sistem keamanan yang partisipatif di tengah masyarakat.
Kegiatan yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut ditutup dengan pemberian tali asih kepada anak-anak yatim sebagai bagian dari kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Kapolda Jawa Barat juga memohon arahan dari Kapolri agar berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar | 04/03/2026
JURNAL POLISI NEWS | (M.YP/TEAM/RED)