Muratara- jurnalpolisi.id
HRD sekaligus PT Kirana Windu angkat bicara untuk memberikan Klarifikasi terkait dugaan Pencemaran Udara oleh perusahaan karet PT Kirana Windu Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera.
Jumat,(13/2/2026) Dugaan pencemaran Udara oleh PT Kirana Windu sempat menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat Muratara khususnya Rawas Ulu dan sekitarnya,isu pencemaran tersebut diangkat kepublik oleh salah satu media dimuratara.
Manager PT Kirana Windu Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara saat dimintai keterangan oleh awak media Jurnal Polisi News melalui HRD sekaligus Humas PT Kirana Windu,Edison didampingi perwakilan Kantor Samuel mengatakan bahwa berdasarkan hasil uji laboratorium di Jakarta udara yang keluar melalui lubang asap dan menyebar ke keudara sudah memenuhi baku mutu alias tidak berbahaya,dan bukti bahwa udara tersebut memenuhi baku mutu sudah dikirim oleh perusahaan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (DLHP) Kabupaten Musi Rawas Utara,Imbuhnya.”
” Berdasarkan hasil uji laboratorium kita di Jakarta udara yang keluar dari pabrik PT Kirana Windu itu tidak berbahaya bagi kesehatan karena udara tersebut masih memenuhi unsur baku mutu,dan hasil laboratorium tersebut telah kami sampaikan juga pada DLHP Kabupaten Musi Rawas Utara,beliau juga mengatakan kalau ada bau itu hal wajar namanya juga karet,ujar Edison.”
Masih kata HRD PT Kirana Windu,Edison hasil uji laboratorium tersebut menyatakan bahwa udara di pabrik maupun disekitar lingkungan masyarakat aman bagi kesehatan karena kualitas udaranya masih memenuhi baku mutu tutupnya”(Dedi)