Balikpapan Hari Pertama Ops Keselamatan Mahakam 2026, Satlantas Balikpapan Kedepankan Edukasi dan Tindak 12 Pelanggaran
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan mulai menggelar Operasi Keselamatan Mahakam 2026 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 2–15 Februari 2026. Hari pertama operasi ditandai dengan patroli, sosialisasi, serta penegakan hukum di Jalan Jenderal Sudirman, simpang tiga Pos Lantas Plaza Balikpapan, Senin (2/2/2026).
Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol M.D. Djauhari, S.H., M.H. mengatakan operasi ini menyasar pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pelanggaran kasat mata.
“Targetnya adalah pelanggaran yang mengganggu keselamatan, seperti kendaraan tanpa pelat nomor, pelat tidak sesuai ketentuan, dan pelanggaran lain yang berisiko menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.
Meski penindakan tetap dilakukan, Djauhari menegaskan pendekatan utama operasi adalah langkah preemtif dan preventif melalui patroli, edukasi, serta teguran humanis. Pihaknya berharap kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh tanpa harus mengedepankan tindakan represif.
Dalam kegiatan hari pertama, Satlantas Polresta Balikpapan mencatat 12 penilangan dan empat teguran tertulis. Pelanggaran yang ditindak meliputi pengendara tidak memiliki SIM satu kasus, pelanggaran tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) empat kasus, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi dua kasus, tidak membawa SIM dua kasus, mengemudi sambil menggunakan ponsel satu kasus, serta pelanggaran dimensi muatan dua kasus.
Operasi melibatkan personel Satlantas bersama Dinas Perhubungan Kota Balikpapan dan Jasa Raharja. Selain patroli jalan raya, petugas juga melaksanakan ramp check terhadap angkutan umum dan angkutan barang di terminal maupun titik pemberhentian bus guna memastikan kelayakan kendaraan.
Djauhari menambahkan Operasi Keselamatan Mahakam menjadi rangkaian awal agenda operasi lalu lintas sepanjang tahun yang akan berlanjut dengan Operasi Ketupat, Operasi Patuh, Operasi Zebra, hingga pengamanan Natal dan Tahun Baru.
Ia mengimbau masyarakat Balikpapan untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib berlalu lintas agar perjalanan aman dan nyaman,” katanya.
Satlantas Polresta Balikpapan memastikan pelaksanaan operasi berjalan aman dan terkendali serta akan terus dilaksanakan hingga 15 Februari mendatang guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
( Alfian )