Langgur, jurnalpolisi.id
Hadiri sekaligus membacakan sambutan Bupati Maluku Tenggara, Wakil Bupati (Wabup) Charlos Viali Rahantoknam dalam pembukaan ke- 49 Klasis Pulau Kei Besar yang dilaksanakan di Ohoi (Desa) Yamtel, Sabtu (12/04/2026).
Bahwa gereja bukan hanya hadir dalam rangka pelayanan, akan tetapi gereja juga memiliki peran penting sebagai Mitra pembangunan.
Melansir sambutan yang dibacakan Viali menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tinghinya kepada seluruh jajaran Gereja Protestan Maluku (GPM).
Lebih khusus kepada Klasis Pulau Kei Besar yang terus berkomitmen dalam menjalankan panggilan pelayanan di tengah masyarakat.
“Persidangan ini bukan hanya sebagai agenda penting gereja,”ucap Wabup
Tetapi merupakan momentum penting untuk mengevaluasi, merencanakan, serta memperkuat pelayanan kedepan.
Menurut Rahantoknam kalau persidangan Klasis ke-49 menjadi wadah untuk melahirkan keputusan- keputusan yang bijaksana dan strategis.
Keputusan tersebut hendaknya tidak hanya berdampak pada kehidupan internal gereja, tetapi juga akan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial, moral dan spiritual masyarakat di wilayah kepulauan Kei Besar.
Pemerintah daerah saat ini menyadari bahwa gereja memiliki peran yang sangat penting sebagai Mitra dalam pembanguanan.
Sembari itu sebagai Wakil Bupati, Viali pada kesempatan yang sama menyampaikan gereja sebagai pusat pembinaan umat, penguatan nilai – nilai kehidupan serta pembentukan karakter generasi muda yang beriman, berintegritas dan berdaya saing.
“Gereja memiliki peran penting sebagai Mitra pembangunan,” sebut Wabup Viali Rahantoknam
Sementara itu di Kalsisi Kei besar juga telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas (Home Stay_Red), untuk menunjang pelayanan aktifitas gereja, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi jemaat
“Ini adalah contoh yang baik bagi penguatan kelembagaan gereja,” tambah Wabup.
Lanjutnya bahwa sebagai perpanjangan tangan, pemerintah daerah tentu sangat mendukung inisiatif yang lahir dari sebuah persekutuan gerejawi.
Vialai juga mengajak seluruh peserta persidangan untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan.
“Dengan iman yang kuat, kerja sama yang solid dan semangat melayani, kita percaya bahwa segala sesuatu dapat kita hadapi dan lalui dengan baik,”tutupnya mengakhiri sambutan.
Publish by (Melky_JPN)