BANDA ACEH – jurnalpolisi.id
Menjelang tibanya Bulan Suci Ramadhan sekaligus memperkuat tali persaudaraan antarpegawai, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh menggelar kegiatan silaturahmi akbar yang kental dengan nuansa adat istiadat tanah Rencong. Bertempat di halaman Rumah Kepala bagian Tata Usaha dan Umum, seluruh jajaran berkumpul dalam tradisi “Meugang” dan prosesi memasak “Kuah Beulangong” bersama, Jumat (13/2).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Ditjenpas Aceh, jajaran pejabat struktural, serta seluruh pegawai dan anggota DWP.
Tradisi Meugang yang identik dengan menyembelih ternak dan menikmati daging bersama keluarga, kali ini diboyong ke lingkungan kerja untuk menciptakan nuansa kekeluargaan. Tak ketinggalan, kepulan asap dari kuali besar (beulangong) yang menyajikan masakan khas Aceh, Kuah Beulangong, menjadi pusat perhatian dalam acara tersebut.
Kakanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni makan bersama, melainkan momentum untuk membersihkan hati dan memperkuat soliditas tim sebelum memasuki bulan puasa.
“Tradisi Meugang dan memasak Kuah Beulangong ini adalah warisan mulia masyarakat Aceh yang harus kita jaga. Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Aceh dapat saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, sehingga kita semua siap menjalankan ibadah Ramadan dengan hati yang bersih dan semangat kerja yang lebih solid,” ujar Yan Rusmanto.
Kehadiran anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) menambah kehangatan acara. Mereka tampak antusias membantu proses persiapan bumbu hingga penyajian hidangan. Ketua DWP Kanwil Ditjenpas Aceh, Anis yan Rusmanto menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam menunjang kinerja para pegawai.
“Kami di DWP sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain menjaga kelestarian budaya, ini adalah kesempatan bagi para istri pegawai untuk saling mengenal lebih dekat. Suasana kekeluargaan ini menjadi fondasi penting untuk mendukung suami dalam menjalankan tugasnya di Ditjenpas Aceh,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan makan siang bersama (kenduri) dengan menu utama “Kuah Beulangong.” Suasana keakraban terlihat jelas saat seluruh jajaran duduk bersama menikmati hidangan, menutup rangkaian kegiatan dengan penuh rasa syukur. Dengan semangat kebersamaan ini, Kanwil Ditjenpas Aceh siap menyongsong bulan suci Ramadan dengan dedikasi dan integritas yang tetap terjaga.
Zainal