Rogojampi,Banyuwangi – jurnalpolisi.id
Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di depan SMP Negeri 2 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (4/3/2026). Seorang remaja berinisial FAA (18) meninggal dunia setelah diduga terlindas truk gandeng di ruas jalan yang dikenal padat aktivitas tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi P 4729 QBA. Peristiwa nahas itu terjadi di jalan raya tepat di depan area sekolah, lokasi yang pada jam-jam tertentu dipadati kendaraan dan aktivitas warga.
Korban diduga terlindas truk gandeng yang melintas di tempat kejadian perkara. Ironisnya, sopir truk tersebut disebut tidak berhenti usai insiden terjadi dan diduga meninggalkan lokasi. Peristiwa ini memicu kecaman keras dari keluarga serta kerabat korban.
FAA diketahui merupakan kerabat dekat Marta Yofi Winatha, aktivis yang menjabat sebagai Sekretaris PW Fast Respon DPC Banyuwangi sekaligus Pimpinan Redaksi detikposnews.com.
Dalam keterangannya kepada awak media, Marta mengungkapkan rasa duka sekaligus kekecewaannya atas sikap sopir truk yang dinilai tidak bertanggung jawab.
“Kami sangat terpukul atas kejadian ini. Korban masih sangat muda, masa depannya masih panjang. Namun yang lebih kami sesalkan adalah sikap sopir truk yang setelah melindas korban justru tidak berhenti. Ini patut diduga sebagai tindakan kabur dari tanggung jawab,” tegasnya.
Menurut Marta, sebagai pengemudi kendaraan berat, sopir truk seharusnya memiliki tingkat kehati-hatian tinggi serta tanggung jawab moral dan hukum apabila terjadi kecelakaan. Ia mendesak aparat penegak hukum bertindak cepat dan profesional dalam mengusut kasus tersebut.
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Rogojampi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi,” ujarnya.
Dari hasil penelusuran sementara, truk gandeng yang diduga terlibat dalam insiden tersebut diketahui berada di wilayah Singojuruh. Aparat kepolisian tengah melakukan pelacakan guna mengamankan kendaraan beserta pengemudinya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Keluarga korban berharap proses hukum berjalan transparan dan tegas. Mereka juga meminta agar peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk lebih berhati-hati—terutama di kawasan padat aktivitas seperti lingkungan sekolah. (Boby)