Taput jurnalpolisi.id
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menyambut kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Moh. Tito Karnavian dalam rangka meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Kamis, 26/3 2026.
Kunjungan ini bertujuan memastikan pembangunan huntap berjalan sesuai rencana, sekaligus menjamin masyarakat terdampak bencana alam pada November 2025 segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
“Hunian ini sangat dinantikan oleh masyarakat yang terdampak bencana. Karena itu, pembangunan harus selesai tepat waktu, sesuai standar, dan benar-benar layak huni. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan rumah yang aman dan nyaman,” ujar Menteri PKP, Maruarar Sirait.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa kondisi cuaca dan angin kencang menjadi salah satu kendala yang menyebabkan keterlambatan pembangunan huntap yang semula ditargetkan selesai pada Maret 2026.
Saat meninjau langsung lokasi pembangunan, Menteri PKP memberikan sejumlah masukan terkait penyempurnaan fasilitas huntap, termasuk infrastruktur jalan kompleks serta kelengkapan pendukung lainnya.
Selain itu, Menteri PKP dan Mendagri juga berdialog langsung dengan masyarakat guna mendengar aspirasi serta memastikan bantuan pemerintah tersalurkan dengan baik.
Bupati turut menjelaskan masih adanya warga terdampak yang belum menerima bantuan Jaminan Hidup (jadup), yang disebabkan ketidaksesuaian data administrasi kependudukan.
“Data terbaru sudah kami ajukan kembali untuk diverifikasi oleh pemerintah pusat,” jelas Bupati.
Pemerintah berharap pembangunan huntap ini dapat segera rampung sehingga masyarakat terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman.(As.JPN.Tu).