KUTAI KARTANEGARA jurnalpolisi.id
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menyambut kedatangan Tim Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 dari Itwasda Polda Kalimantan Timur, Senin (23/2/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Catur Prasetya, Lantai III Mako Polres Kutai Kartanegara.
Audit yang difokuskan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian tersebut dipimpin Ketua Tim Kombes Pol Yudhi Suhariyadi bersama sejumlah pemeriksa dari bidang operasional, sumber daya manusia (SDM), perencanaan dan keuangan (garkeu), logistik, serta fungsi lainnya. Kegiatan turut dihadiri Wakapolres, para kepala bagian, kepala satuan, kepala seksi, kapolsek jajaran, serta pejabat fungsi terkait.
Dalam sambutannya, Khairul Basyar menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan pengendalian internal untuk memastikan seluruh proses perencanaan dan pengorganisasian berjalan sesuai ketentuan serta prinsip akuntabilitas.
“Pelaksanaan audit ini harus dimaknai sebagai momentum evaluasi dan perbaikan. Dengan perencanaan yang matang dan pengorganisasian yang tepat, pelaksanaan tugas operasional maupun pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Ia meminta seluruh pejabat dan personel menyajikan data serta dokumen secara lengkap, akurat, dan terbuka. Setiap temuan maupun rekomendasi dari tim audit, lanjutnya, harus segera ditindaklanjuti sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan peningkatan kinerja organisasi.
Sementara itu, Ketua Tim Audit menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan dengan sasaran evaluasi triwulan akhir tahun 2025. Audit difokuskan pada kesiapan perencanaan anggaran, kesesuaian struktur organisasi, peningkatan kinerja dan akuntabilitas, serta pencegahan potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan negara.
Tim kemudian melakukan pendalaman terhadap sejumlah fungsi, di antaranya operasional, SDM, reserse kriminal, perencanaan dan keuangan, logistik, lalu lintas, intelijen dan keamanan, samapta, pengawasan, narkoba, polair, hingga tahanan dan barang bukti (tahti).
Kapolres berharap hasil audit dapat menjadi landasan penguatan tata kelola manajemen yang presisi, transparan, dan bertanggung jawab di Polres Kutai Kartanegara, sekaligus meningkatkan profesionalisme personel serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
( Alfian )