WONOSOBO – jurnalpolisi.id
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Deroduwur menggelar aksi penyampaian aspirasi terkait kondisi jalan rusak di wilayah Kecamatan Kalibeber–Deroduwur, Kabupaten Wonosobo, Jumat (28/2/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan keprihatinan atas kondisi Jalan Kalibeber–Deroduwur serta ruas Mojosari–Gondang yang dinilai mengalami kerusakan cukup parah, di antaranya berlubang dan tergenang air saat hujan. Warga menyebut kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, termasuk pelajar yang setiap hari melintas.
Koordinator aksi dalam orasinya menyampaikan bahwa masyarakat berharap adanya perbaikan menyeluruh dan permanen, bukan sekadar tambal sulam. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Wonosobo melakukan pengaspalan dengan kualitas dan ketebalan sesuai spesifikasi teknis agar memiliki daya tahan jangka panjang.

Selain perbaikan badan jalan, warga juga menuntut pembangunan sistem drainase yang terintegrasi dan dikerjakan sesuai standar konstruksi. Menurut mereka, sistem drainase yang baik dinilai penting untuk mencegah genangan air yang dapat mempercepat kerusakan jalan, terutama saat musim hujan.
Aliansi juga mendorong adanya pelibatan masyarakat dalam proses pengawasan pembangunan. Mereka menilai keterbukaan informasi dan partisipasi publik diperlukan guna menjaga transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan proyek infrastruktur.
Dalam pernyataan sikapnya, massa mendesak agar perbaikan ruas Jalan Kalibeber–Deroduwur dan Mojosari–Gondang dapat direalisasikan selambat-lambatnya sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026, mengingat tingginya mobilitas warga menjelang hari besar keagamaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Wonosobo belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan tersebut. Redaksi JurnalPolisi News masih berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait guna memperoleh penjelasan lebih lanjut.
Wonosobo, 28 Februari 2026
(SS74 $ Tim KJN)