BANYUWANGI – jurnalpolisi.id
Kehadiran aparat kepolisian dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 tidak hanya berfokus pada kelancaran arus lalu lintas, namun juga pada pelayanan kemanusiaan yang cepat dan tepat. Hal ini dibuktikan oleh personel Pos Pengamanan (Pos PAM) Banyuwangi Kota yang melakukan aksi evakuasi terhadap seorang warga yang mengalami kendala kesehatan saat berkendara, Sabtu (14/03/2026) pagi.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di sekitar area Pos PAM Banyuwangi Kota. Seorang pengendara roda dua terpantau membutuhkan pertolongan medis segera. Melihat kondisi tersebut, petugas gabungan yang terdiri dari Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, BPBD, hingga Senkom yang sedang bersiaga langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama.
Kepala Pos PAM Banyuwangi Kota, AKP Hendry Christianto, S.Sos., menjelaskan bahwa koordinasi cepat antar instansi menjadi kunci penanganan ini. “Sesuai prosedur, korban langsung kami evakuasi menggunakan unit ambulans yang memang sudah standby di Pos PAM untuk dilarikan ke RSUD Blambangan guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” ujarnya.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas respon cepat para personel di lapangan. Beliau menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru tahun ini.
“Inilah esensi dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami tidak hanya menjaga ketertiban di jalan raya, tetapi juga harus peka dan sigap terhadap kondisi darurat yang dialami warga. Sinergitas antara Polri dengan tim medis, PMI, dan instansi terkait lainnya di Pos PAM ini bertujuan untuk memberikan jaminan rasa aman dan pelayanan prima bagi seluruh warga yang merayakan Idul Fitri maupun yang sedang beraktivitas,” tegas Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.
Kapolresta Banyuwangi juga menambahkan bahwa penyiapan sarana seperti ambulans di setiap titik Pos PAM adalah langkah antisipatif yang sangat krusial. “Kejadian pagi ini membuktikan betapa pentingnya kesiapan sarana prasarana penunjang di pos-pos pengamanan untuk merespon kebutuhan masyarakat secara instan,” imbuhnya.
Berkat penanganan yang cepat dan terukur, situasi di lokasi kejadian tetap lancar, aman, dan kondusif. Hingga saat ini, arus lalu lintas di pusat kota Banyuwangi terpantau stabil di bawah pengawasan ketat petugas gabungan. (Boby)