BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Pemerintah Kota Balikpapan kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai keagamaan di bulan suci Ramadan.
Kegiatan Safari Ramadan hari ke-6 tersebut digelar di Masjid Al Jihad Balikpapan, Jalan Sepinggan Asri Utara VIII RT 44, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Senin (9/3/2026) malam. Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 jamaah dari masyarakat setempat.
Safari Ramadan dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo, Kepala Kejaksaan Negeri Balikpapan Andri Irawan, Ketua Pengadilan Agama Balikpapan Ahmad Fanani, Kepala Kantor Kementerian Agama Balikpapan Masrivani, serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat organisasi perangkat daerah, camat dan lurah di wilayah Balikpapan Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Balikpapan Selatan Abu Sangit, Danramil 0905-03 Ribut Hadi Purnomo, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah, dilanjutkan sambutan pengurus masjid, penyerahan bantuan secara simbolis, sambutan pemerintah daerah, ceramah agama, serta salat tarawih dan witir berjamaah.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Jihad, Ngadimun, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran jajaran Pemerintah Kota Balikpapan melalui kegiatan Safari Ramadan yang dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa Masjid Al Jihad mulai dibangun pada tahun 1997 dan mulai difungsikan pada 1998 dengan ukuran awal 6 x 6 meter. Seiring waktu, melalui swadaya masyarakat, bangunan masjid terus berkembang hingga kini berukuran 20 x 20 meter.
Menurut Ngadimun, salah satu program unggulan masjid adalah pemberantasan buta aksara Al-Qur’an bagi masyarakat, khususnya warga berusia di atas 40 tahun, serta kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi anak-anak.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat belajar membaca Al-Qur’an dengan baik. Insya Allah dalam waktu sekitar tiga bulan sudah bisa membaca,” ujarnya.
Sementara itu, sambutan Wali Kota Balikpapan yang dibacakan oleh Pj Sekda Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan kepada seluruh masyarakat.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan ibadah sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
“Safari Ramadan ini menjadi sarana untuk bersilaturahmi, berdialog, serta memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan terhadap bahan bakar minyak maupun kebutuhan pokok selama Ramadan.
Menurutnya, pihak Pertamina dan Perum Bulog telah memastikan bahwa stok BBM dan bahan pokok dalam kondisi aman sehingga masyarakat diharapkan membeli sesuai kebutuhan.
“Jika masyarakat melakukan pembelian secara berlebihan, hal itu justru dapat memicu kepanikan dan berpotensi menyebabkan kenaikan harga di pasaran,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, keamanan lingkungan, serta mencegah potensi gangguan ketertiban menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ceramah agama dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh H. Muhammadiyah yang mengangkat tema keutamaan bulan Ramadan dan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa Ramadan merupakan bulan turunnya Al-Qur’an yang menjadi cahaya bagi kehidupan umat manusia.
Selain kegiatan ibadah dan tausiyah, Pemerintah Kota Balikpapan juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp34 juta serta ambal sajadah sepanjang 22 meter kepada pengurus masjid sebagai dukungan peningkatan sarana ibadah.
Selama kegiatan berlangsung hingga pukul 21.10 WITA, situasi terpantau aman dan tertib dengan pengamanan dari personel Polsek Balikpapan Selatan bersama unsur terkait.
Pemerintah Kota Balikpapan menilai kegiatan Safari Ramadan menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas sosial serta menjaga keamanan selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
( Alfian )