Batanghari jurnalpolisi.id
Warga Desa Koto Boyo Kecamatan Batin 24.Keluhkan Jalan Yang Dilewati Mobil Armada Batubara Berdebu. Jalan Yang Dilewati Armada Bara Tersebut Juga Tidak Memiliki Izin Dari Pihak Warga Namun Hingga Kini Tetap beroperasional yang Jelas merugikan Masyarakat Sekitar.
Salah Satu Warga Setempat Yang Berna Asnawi Menceritakan Kepada Pihak Media. ” Sudah Sepuluh Tahun Lebih Penderitaan Kami Di Desa Koto Boyo ini Menghirup Debu Bahkan Rumah Kami Yang Berada Di sekitar Pingir Jalan Tidak berbetuk Rumah Lagi Diselimuti Debu Akibat Armada Batubara Yang melintas.
“Yang lebih Parahnya lagi Kasian Anak Cucu Kami Saat Pergi Sekolah Bajunya Hitam terlihat Noda Akibat Kotoran Debu Tersebut, Bahkan Kami Masyarakat Didesa Ini Setiap Bulan Berobat Ke Rumah Sakit, Dokter Kesehatan Menjelaskan Penyakit yang Diderita Oleh Keluarga Kami Dampak Dari Kotoran Debu.
Hingga Kini Belum ada Perhatian Dari Pemerintah ataupun Perusahaan Batubara Untuk mengatasi Keluhan Kami. Kami Masyarakat Berharap Kepada Pemerintah Ataupun pihak perusahaan Batubara Memahami Keluhan Kami Agar Ada Solusi.
“Jujur Saja Orang yang Kaya Kami Yang Dapat Penyakit. Bicara Soal Kontribusi Dari pihak Pemerintah Maupun Perusahaan, yang kami Tahu Sejauh ini Tidak ada seperti Pembangunan Didesa Kami. Seharusnya Pemerintah Bersama Perusahaan Batubara Lebih Bijak Memahami Keluhan Kami warga. “Ungkapnya.
(Sabili)