BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Safari Ramadan 1447 H di Masjid Mishbahush Shudur, Gang Batu Arang RT 3, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (4/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menegaskan kehadirannya bukan semata sebagai kepala daerah, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar Kampung Baru. Ia mengaku lahir dan besar di kawasan tersebut serta pernah menjadi Ketua Pengurus Masjid Mishbahush Shudur sejak usia 20 tahun.
“Saya hadir di sini bukan hanya sebagai wali kota, tetapi sebagai anak Kampung Baru. Saya lahir dan besar di sini,” ujarnya di hadapan jamaah.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Balikpapan menyerahkan bantuan berupa pendingin ruangan (AC) dan kipas angin untuk mendukung kenyamanan ibadah jamaah masjid.
Pesan Pendidikan dan Keagamaan
Rahmad Mas’ud mengajak para orang tua untuk menanamkan nilai-nilai agama kepada anak sejak dini.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga akhlak dan pendidikan agama yang kuat.
“Dekatkan anak-anak kita dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan agama. Pintar saja tidak cukup, tetapi harus dibarengi akhlak yang baik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan serta menjauhi perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan tindakan kriminal. Wali kota menilai kemajuan sumber daya manusia di Balikpapan Barat menjadi bukti bahwa kawasan tersebut mampu melahirkan tokoh-tokoh penting di Kalimantan Timur.
Komitmen Pembangunan Balikpapan Barat
Dalam rangka pemerataan pembangunan, Rahmad Mas’ud menyampaikan sejumlah rencana strategis di Balikpapan Barat. Di antaranya pembangunan dan renovasi kawasan pasar dan terminal Kampung Baru, pelebaran Jalan Soebrato menjadi dua jalur, serta pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.
“Satu-satunya wilayah yang belum memiliki rumah sakit adalah Balikpapan Barat. Insya Allah ini menjadi perhatian kami,” katanya.
Selain itu, Pemkot juga berupaya memperbaiki distribusi air bersih dengan penataan ulang pipa PDAM yang selama ini kerap mengalami kebocoran akibat penyalahgunaan. Ia meminta masyarakat turut menjaga fasilitas umum agar pelayanan berjalan optimal.
“Kalau fasilitas umum dijaga bersama, insya Allah manfaatnya kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Seruan Persatuan
Menutup sambutannya, Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang dapat merugikan umat dan bangsa. Ia juga mengajak jamaah mendoakan Indonesia dan Kalimantan Timur agar tetap aman di tengah dinamika global.
“Kita jaga silaturahmi, jaga persaudaraan.
Perbedaan itu pasti ada, tetapi kita punya Tuhan yang sama, kiblat yang sama, dan Al-Qur’an yang sama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Mishbahush Shudur, Abdul Rasyid, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pemerintah Kota Balikpapan dalam Safari Ramadan tersebut. Ia berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta mendukung pengembangan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga setempat dalam suasana penuh kekeluargaan.
( Alfian )