Padangsidimpuan,- jurnalpolisi.id
Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan membongkar sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penyimpanan narkotika jenis ganja di Kampung Darek, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Senin (23/3). Dalam penggerebekan itu, polisi menyita delapan bal ganja dan ratusan paket siap edar.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Wira Prayatna, mengatakan pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai aktivitas di gudang tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang dalam keadaan terkunci.
Sebelum gudang dibuka, polisi berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh adat setempat untuk memastikan proses berjalan terbuka dan transparan. Ulama Zainal Abidin dan Hatobangon Hakim Siregar turut hadir bersama unsur Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Iman saat penggerebekan dilakukan.
“Bersama polisi, tokoh agama, hatobangon, serta BKM Masjid Nurul Iman ikut langsung ke lokasi tempat penyimpanan narkoba itu,” kata Wira dalam keterangan tertulis, Senin.
Menurut dia, keterlibatan elemen masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan nyata warga terhadap upaya pemberantasan narkoba di Kota Padangsidimpuan. Polisi, kata Wira, ingin memastikan bahwa penanganan kasus dilakukan secara akuntabel.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua tas ransel berisi delapan bal ganja. Selain itu, terdapat ratusan paket ganja siap edar dengan total berat bruto lebih dari dua kilogram. Polisi juga menyita satu alat hisap sabu, plastik klip transparan, serta kertas nasi yang diduga digunakan untuk membungkus narkotika tersebut.
Seluruh barang bukti telah diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih memburu pihak yang diduga sebagai pemilik atau penyimpan barang haram tersebut.
Kapolres menyatakan penyelidikan akan dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. Polisi juga mengimbau masyarakat agar terus melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” ujar Wira.
(P.Harahap)