Pahu – jurnalpolisi.id
Pencarian korban tenggelam di Sungai Mahakam wilayah kec muara pahu, memasuki hari kedua pada Senin, b 23 Februari 2026. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polair Polres Kutai Barat, Polsek Muara Pahu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tim SAR terus melakukan patroli dan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Mahakam wilayah Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat.
Sejak pagi hari, tim gabungan menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan dan berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dan speedboat, dengan memfokuskan pencarian pada area tepian sungai, pusaran air, hingga lokasi-lokasi yang memiliki tumpukan kayu dan semak di bantaran sungai.
Kegiatan patroli dan pencarian ini dipimpin langsung oleh jajaran Polair Polres Kutai Barat bersama Polsek Muara Pahu, berkoordinasi dengan BPBD dan tim SAR guna memaksimalkan upaya pencarian. Selain melakukan penyisiran di alur utama sungai, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Mahakam agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Hingga sore hari, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran serta menyesuaikan metode pencarian berdasarkan kondisi arus dan cuaca di lapangan.
Pihak keluarga korban turut berada di lokasi dan berharap korban segera ditemukan. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun di sekitar lokasi pencarian demi kelancaran proses evakuasi serta menjaga keselamatan bersama.( Alfian )