
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., menggelar kegiatan Subuh Keliling bersama masyarakat di Masjid Al Muna, kawasan Melawai, Balikpapan, Sabtu (7/11/2026) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Kaltim mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dimulai pukul 04.30 WITA itu merupakan implementasi program Polisi Bersama Masyarakat. Melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung dengan warga, Polri berupaya membangun kedekatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Kaltim didampingi sejumlah pejabat utama Polda Kaltim, di antaranya Karo SDM, Dirreskrimsus, Dirbinmas atau perwakilan, Kabid TIK, Karumkit Bhayangkara Tingkat II atau perwakilan, AKM TK III Itwasda Kombes Pol. Hendrik Hermawan, S.I.K., serta Kayanma Polda Kaltim.
Subuh Keliling tidak sekadar menjadi momentum pelaksanaan ibadah salat berjamaah, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, jajaran kepolisian diharapkan dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan yang berkembang di lingkungan warga.
Dalam upaya menjaga stabilitas kamtibmas, Wakapolda Kaltim mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan serta kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan maupun permasalahan sosial. Penyampaian informasi dapat dilakukan melalui Bhabinkamtibmas, Kapolsek, ataupun personel Polri terdekat.
Selain itu, pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta memelihara kerukunan antarwarga menjadi perhatian dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Sikap saling menghormati dan kepedulian sosial dinilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang damai.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat, lanjutnya, tidak semata-mata berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, pelayan, sekaligus mitra masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat memberikan kritik, saran, serta informasi konstruktif sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polda Kaltim berharap hubungan emosional dan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kalimantan Timur
( Alfian )




