
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Kehadiran jajaran Polresta Balikpapan melalui program Subuh Keliling (Subling) mendapat apresiasi dari pihak Pondok Pesantren Al-Banjari, Kilometer 19, Kecamatan Balikpapan Utara. Kegiatan yang dipimpin Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., bersama sejumlah pejabat utama (PJU) tersebut dinilai menjadi sarana positif dalam mempererat silaturahmi sekaligus memberikan motivasi bagi para santri.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Al-Banjari, KH. Muhammadun Mawardi, yang akrab disapa Ustadz Madun, menyusul pelaksanaan Subuh Keliling pada Sabtu (7/11/2026).
Ustadz Madun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wakapolresta Balikpapan beserta jajaran yang telah melaksanakan salat Subuh berjemaah sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para santri dan jemaah.
Menurutnya, pesan yang disampaikan Wakapolresta Balikpapan memiliki nilai edukatif dan motivasi yang penting, terutama dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki kesadaran, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami merasa sangat berterima kasih dan berbahagia atas kunjungan Bapak Wakapolresta Balikpapan beserta PJU Polresta Balikpapan. Apa yang beliau sampaikan sangat berharga bagi kami sebagai pembelajaran dan motivasi yang dapat diresapi oleh para santri,” ungkap Ustadz Madun.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat hubungan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat. Menurutnya, kebersamaan dan sinergi seluruh elemen bangsa menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis sekaligus mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.
“Harapan kami, ke depannya Polri dan masyarakat dapat terus bersatu membangun negara serta membentuk generasi yang bermanfaat dan berakhlak baik. Semoga melalui kebersamaan ini, kita dapat menyukseskan tujuan bersama untuk menjadikan negara kita semakin baik, tenteram, dan senantiasa diridai Allah SWT,” tambahnya.
Apresiasi dari pihak pesantren tersebut mencerminkan pentingnya pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya melalui lingkungan pendidikan keagamaan. Interaksi langsung antara kepolisian, tokoh agama, dan para santri diharapkan mampu memperkuat komunikasi serta menumbuhkan kepedulian bersama terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.
Melalui program Subuh Keliling, Polresta Balikpapan terus mendorong terwujudnya kemitraan yang harmonis dengan tokoh agama dan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kota Balikpapan.
( Alfian )




