Samarinda – jurnalpolisi.id
Personel Pamapta Regu III Polresta Samarinda melaksanakan patroli dialogis dan pengamanan kegiatan masyarakat bertajuk “Bedug Sahur” dalam rangka Kampung Ramadan di kawasan Temindung Creative Hub, Minggu (22/2/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 00.30 Wita itu dipusatkan di Lapangan Eks Bandara Temindung, Jalan Pipit, Kota Samarinda. Event tersebut diselenggarakan oleh komunitas Netizen.ID bersama ITS dan menjadi agenda Bedug Sahur perdana di Kota Samarinda pada Ramadan tahun ini.
Dalam pelaksanaannya, personel Pamapta Regu III melakukan patroli rutin sekaligus pengamanan jalur yang dilalui peserta. Rute kegiatan dimulai dari Temindung Creative Hub, melintasi Jalan Pelita menuju Jalan Letjen S. Parman (kawasan Midtown Hotel), kemudian mengitari Jalan Poros Samarinda hingga kembali ke titik awal.
Petugas melakukan pemantauan serta pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan guna memastikan kelancaran kendaraan masyarakat umum dan peserta kegiatan. Selain itu, aparat juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para peserta agar tetap tertib, tidak menggunakan knalpot brong secara berlebihan, serta mengutamakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Koordinasi intensif turut dilakukan dengan panitia penyelenggara guna memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan perizinan yang telah ditetapkan.
Hasil pengamanan menunjukkan arus lalu lintas di sepanjang rute tetap terkendali tanpa terjadi kemacetan total. Kehadiran personel kepolisian di tengah keramaian juga memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Secara umum, kegiatan “Bedug Sahur” berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Hingga laporan dibuat, tidak ditemukan adanya gesekan antar kelompok maupun gangguan kamtibmas yang menonjol.
Polresta Samarinda mencatat antusiasme masyarakat cukup tinggi, mengingat kegiatan tersebut merupakan event Bedug Sahur pertama yang digelar di Kota Samarinda pada Ramadan tahun ini.
Pengamanan pun terus dilakukan hingga seluruh rangkaian acara berakhir guna mengantisipasi potensi gangguan seperti perkelahian, pencurian, maupun aksi balap liar pasca kegiatan.
( Alfian )