BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Balikpapan Timur menggelar buka puasa bersama dan penyaluran santunan kepada anak yatim pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan sosial yang berlangsung di wilayah Balikpapan Timur itu menjadi bagian dari agenda rutin organisasi dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Acara tersebut dihadiri Ketua LKK Balikpapan Raden Suyanto beserta jajaran pengurus, Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen, Kasi Humas Ipda Sangidun, Ketua Srikandi Mayang Mengurai Martha, serta unsur Provost.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 60 anak yatim menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Ketua LKK Balikpapan Raden Suyanto bersama Kapolsek Balikpapan Timur. Secara keseluruhan, penerima santunan yang terdiri dari anak yatim dan janda mencapai sekitar 75 orang.
Ketua LKK Balikpapan, Raden Suyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program rutin yang akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh wilayah Kota Balikpapan selama Ramadan.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan rutin LKK dalam memasuki bulan Ramadan. Ini merupakan buka puasa pertama dan selanjutnya akan digelar di seluruh Kota Balikpapan sebanyak 10 kali, setiap dua hari sekali, berpindah dari MPC hingga ke Paslit Mayang Mengurai dan Provost,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga sarana mempererat persatuan anggota LKK yang berasal dari berbagai latar belakang seni, agama, dan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua LKK Balikpapan Timur, Komar, menyampaikan bahwa kegiatan santunan telah berjalan sejak 2002 dan jumlah penerima manfaat terus meningkat setiap tahunnya.
“Pada malam ini kami menyantuni sekitar 75 anak yatim dan janda. Tahun lalu sebanyak 56 orang. Kegiatan santunan ini sudah berjalan sejak 2002,” katanya.
Komar juga menanggapi fenomena aksi “perang sarung” atau lari sarung yang marak terjadi di kalangan remaja selama Ramadan. Ia menegaskan komitmen organisasi untuk turut menjaga ketertiban dan keselamatan warga.
“Kami sebagai organisasi kemasyarakatan berharap bisa ikut menjaga perilaku anak-anak muda serta melindungi warga dari potensi gangguan keamanan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” ujarnya.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen turut mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya terkait tren lari sarung yang belakangan viral.
“Kami mengimbau masyarakat Balikpapan Timur untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jika mengetahui atau melihat adanya kegiatan lari sarung yang berpotensi mengganggu ketertiban, segera laporkan melalui layanan 110. Kepolisian siap merespons dan membantu,” tegasnya.
Melalui kegiatan sosial tersebut, LKK Balikpapan Timur bersama aparat kepolisian berharap dapat memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat selama Ramadan.
( Alfian )